Pengertian + Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi, Distribusi dan Produksi

2 min read

Pengertian + Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi, Distribusi dan Produksi

Khanfarkhan.com –  Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan mengenai pengertian dan contoh dari kegiatan konsumsi, kegiatan distribusi dan kegiatan produksi.

Namun untuk mengetahui dari judul artikel kali ini ada baiknya untuk memahami terlebih dahulu apa itu kegiatan ekonomi.

Pada dasarnya kegiatan ekonomi merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan barang dan jasa guna memperoleh kemakmuran hidupnya.

 

Pengertian Kegiatan Produksi

Apa itu kegiatan produksi?

Kegiatan Produksi disebut juga sebagai kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusian untuk mendapatkan sebuag barang dan juga jasa guna memperoleh kemakmuran hidupnya.

Dalam definisi lain kegiatan produksi ini bisa dikatan sebagai sarana dalam peningkatan kegunaan barang dan manfaat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada saat kegiatan produksi terdapat kegiatan menggelola bahan mentah atau bahan baku menjadi bahan setengah jadi, dan terdapat juga kegiatan mengelola bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.

 

 

Contoh Kegiatan Produksi

Contoh kegiatan produksi sebagai berikut:

1. Petani mengelola sawah untuk menghasilkan padi, jagung dan singkong

Dari kegiatan yang petani lakukan itu termasuk kedalam kegiatan produksi, alasanya petani tersebut mengelola sawah atau ladang untuk menghasilkan padi, singkong dan jagung yang dipergunakan sebagai makan kita sehari-hari.

 

2. Petani menggiling padi menjadi beras

Sesudah memanen sawah atau ladangnya, lalu petani melakukan penggilingan untuk mendapatkan beras yang sehari-hari kita makan.

Pengertian + Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi, Distribusi dan Produksi

 

3. Pabrik baju membuat baju

Pabrik tersebut bisa menciptakan sebuah produk yang berbentuk pakaian untuk kita pakai sehari-hari.

 

4. Membuat tahu

Pihak dari produsen membuat tahu yang berupa lauk untuk dimakan sehari-hari sebagai pendamping.

Pengertian + Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi, Distribusi dan Produksi

5. Membuat telivisi dan hp

Sebuah pabrik menciptakan benda elektronik yang berbentuk telivisi dan hp, dari dua benda tadi bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Baca Juga :Pengertian Elastisitas Penawaran dan Pembelian beserta Contoh Perhitungan

 

Pengertian dan Contoh Kegiatan Konsumsi

Pengertian kegiatan konsumsi merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk menghabiskan atau juga memakai barang dan jasa guna mencapai kemakmuran hidupnya.

Seseorang yang melaksanakan kegiatan konsumsi ini dikenal dengan konsumen, sedangkan barang dan jasa yang dikonsumsi disebut sebagai barang konsumsi.

Pemakaian barang  dan jasa dapat dilakukan secara cepat ataupun lambat, dapat juga dilakukan secara berangsur-angsur hingga habis sekaligus.

Sehari-harinya dalam kehidupan manusia, konsumsi sering dikaitkan dengan makanan dan minuman, tetapi, selain dari kegiatan makan dan juga minum, terdapat juga kegiatan memakai celana, baju, jilbab, sepatu, mengendarai mobil, motor, itu juga masuk dalam kegiatan konsumsi.

Jadi, bila di simpulkan konsumsi ini mencakup ke sebuah kagiiatan yang mempunyai tujuan dalam mengurangi atau menghabiskan fungsi ekonomi dalam suatu barang dan jasa.

 

Terdapat dua pola penggunaan dalam kegiatan konsumsi antara lain:

1. Pola penggunaan langsung

Didalam pola penggunaan langsung, barang atau jasa dikonsumsi bisa diberikan manfaat langsung kepada konsumen sebagai alat untuk memenuhi kebutuhanya.

Contoh: mengkonsumsi minuman dan makanan, menggunakan pakaian, mengendarai kendaraan dan lain-lain.

 

2. Pola penggunaan tidak langsung

Dalam pola penggunaan tidak langsung, barang atau jasa yang dikonsumsi tidak dapat memberikan manfaat secara langsung.

Pengertian + Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi, Distribusi dan Produksi

Contohnya : jika kita membeli sebuah setrika, setrika tersebut bukan untuk dipakai langsung ke tubuh kita, melainkan untuk menyetrika pakaian yang akan kita pakai.

Jika kita membeli kompor bukan untukt kita makan melainkan untuk memasak makanan yang ingin kita makan. Kebutuhan setiap orang pasti memiliki persamaan maupun perbedaan.

Misalnya, seorang siswa memerlukan sepeda yang akan digunakan setiap hari untuk berangkat ke sekolah dan untuk berolahraga, berbeda dengan siswa lainnya yang perlu naik kendaraan umum untuk berangkat ke sekolah dan memerlukan sepatu bola untuk berolahraga.

 

 

Pengertian Kegiatan Distribusi

Kegiatan distribusi ialah suatu kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia menyalurkan barang dari produsen ke konsumen.

Orang atau badan usaha yang menyalurkan barang-barang tersebut ke tangan konsumen disebut distributor.

Tanpa adanya distributor, barang dari produsen tidak akan sampai ke konsumen yang jaraknya sangat jauh dari prosdusen. Produsen akan kesulitan dalam menjual barangnya dan konsumen juga akan kesuliatn dalam menemukan barang yang diinginkan sehingga saling berkaitan antara satu dengan lainnya.

 

Contoh Kegiatan Distribusi

Distribusi barang dari produsen sampai ke tangan konsumen dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut :

1. Distribusi langsung

Dalam distribusi langsung, hasil produksi dapat disalurkan ke tangan konsumen tanpa melalui suatu perantara apapun.

Contohnya : Penjual mie ayam menjual langsung mie ayamnya kepada konsumen dengan cara berkeliling kampung, sebuah warung yang menjual makanan dan minuman di suatu kampung.

Pengertian + Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi, Distribusi dan Produksi

2. Distribusi tidak langsung

Dalam distribusi tidak langsung, hasil produksi dapat disalurkan ke tangan konsumen dengan menggunakan sebuah perantara, seperti agen, pedagang besar, dan pedagang eceran.

Contohnya : suatu pabrik mengekspor kayu ke negara lain seperti Malaysia, China, dan lain sebagainya dengan menggunakan agen tertentu, suatu pabrik baju menjual hasil produksinya dengan menggunakan pedagang eceran.

 

Nah itu tadi artikel mengenai Pengertian + Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi, Distribusi dan Produksi  . Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan bagi anda semua. Jangan lupa share and vote yaa!

 

Kunjungi Juga :

  1. 10 Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Suatu Barang
  2. Pengertian dan Jenis-Jenis Inkaso Beserta Prosedur dan Mekanisme
  3. [terbaru]13 Contoh Bentuk Kwitansi Pembayaran
  4. Pengertian, Perbedaan Biaya FOB Shipping Point dan Biaya FOB Destitation

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *