Pengertian, Ciri Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran

3 min read

Pengertian, Ciri Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran

Khanfarkhan.com – Mari kita coba mengeulah mengenai sistem ekonomi campuran yang ada di indonesia. Apa itu sistem ekonomi campuran ? dan negara mana saja yang mengganut sistem ekonomi campuran.

 

Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi merupakan suatu cara yang dipakai dalam mengendalikan atau mengatasi permasalahan ekonomi dalam suatu negara. Masalah disini adalah masalah yang meliputi distribusi, produksi dan konsumsi serta pengalokasian faktor-faktor lainya.

Sehingga sistem ini ada dengan tujuan untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi yang ada.

Di indonesia sendiri sistem ekonomi digolongkan menjadi beberapa jenis yakni :

  1. Perekonomian kapitalis/pasar bebas
  2. Sistem ekonomi tradisional
  3. Sistem ekonomi sosial/komando
  4. Sistem ekonomi campuran
  5. Sistem ekonomi pancasila/indonesia

 

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran ialah sistem ekonomi pertengahan dari dua sistem yakni sebuah sistem ekonomi pasar bebas dan sistem ekonomi komanda.

Secara umum bahwa sistem ekonomi campuran ini ialah sebuah sistem yang diawali dimana pemerintah pusatlah yang mengendalikanya tetapi masyarakat memiliki hak dalam melakukan ekonomi yang dijalankan.

 

Baca Juga : Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri dari Pasar Monopolistik

 

Tujuan Sistem Ekonomi Campuran

Tahukan anda !!

Sebenarnya apa yang menjadi tujuan dari pemerintah dengan ikut  campur tangan yakni agar mampu mengatasi seluruh kegiatan ekonomi yang mengalami fluktuasi atau gelombang ekonomi yang tajam, serta bisa menjaga masyarakat yang berpindah, lemah dan tertindas

Yang menjadi tujuan dari sistem ekonomi campuran ini ialah agar tehindar dari pengusahaan secara penuh atas sumber daya ekonomi dari segolongan masyarakat.

Bentuk dari campur tangan pemerintaah itu  sendiri ialah melalui peraturan-peraturan yang tujuanya untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan ekonomi dimana pihak swasta lah yang menjalankan kegiatanya agar berjalan dengan normal yang wajar.

Disisi lain juga ternyata pemerintah mempunyai sebuah peraturan dan kebijakan  dibidang moneter dan fiskal dengan suatu tujuan , agar seluruh perekonomian bisa berjalan dengan lancar dan tidak terjadi pemasalahan ekonomi dalam pasar seperti inflasi dan pengangguran.

Pada dasarnya  jika berbicara  mengenai  sistem bahwa sistem yang dibuat tidak ada yang sempurna dan smpai tidak ada ada negara belahan dunia manapun yang memakai salah satu sistemm ekonomi secara  murni.

Sebenarnya  yang terjadi  ialah bahwa suatu negara itu hanya menerapkan kombinasi atau modifikasi dari sistem yang sudah ada dan dirasakan bisa cocok dengan tradisi  dan kondisi dinegara bersangkutan, bukannya  menganut sistem ekonomi.

 

Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran

  • Indonesia

Pengertian, Ciri Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran

Di negara indonesia perekonomianya sendiri  sudah mengalami berbagai fase yang terpengaruh oleh politik.

Fase pertama yakni pada saat  indonesia sudah merdeka yanng dikenal dengan Ekonomi Orde Lama (1945-1965) dimana pada masa ini indonesia sudah menerapkan sistem ekonomi liberal

Fase kedua yakni yang dikenal dengan Ekonomi Orde Baru (1966-1998) dimana pada masa ini  pemerintah menitik beratkan perhatian dalam tingkat kesejahteraan masyarakat secara sosial maupun ekonomi.

Fase ketiga yakni setelah orde baru sampai saat ini yang dikenal sebagai Ekonomi Reformasi dimana terjadinya naik turun nya perekonomian di pengaruhi oleh pergantian presiden.

  • India

Pengertian, Ciri Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran

Di India sistem ekonominya menganut sistem ekonomi campuran dengan mempunyai kecondongan terhadap paham sosialis. Campur tangan pemerintah sangat tinggi sekali dalam perekonomian karena terfokus pada pemerataan pendapatan dan kesejahteraan publik.

Di negara inidia  yang menjadi penyumbang terbesar dalam perkembangan perekonomian tersebut yakni  dari sektor pariwisata bangunan Taj Mahal. Selain itu  juga adanya  industri otomotif  juga ikut membbantu dalam perekonomian negara ini, seperti motor TVS yang berperan sebagai produsen kendaraan motor roda 2 dan masuk diposisi 10 besar di dunia.

  • Filiphina

Pengertian, Ciri Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran

Negara filiphina mempunyai  sejarah ekonomi politik yang tidak stabil karena terjadinya korupsi yang merajalela. Terjadinya pergantian presiden yang tidak memberikan pembaharuan sangat  lah berpengaruh besar.

Negara ini dulunya sebagai negara pemakmuran Amerika Serikat dari tahun 1935, dimana sudah dperkirakan dalam pertumbuhan ekonomi akan menjadi lambat dan lesu. Karena adanya kebijakan oleh presiden baru ekonomo filiphina menjadi naik memasuki  abad 20.

Negara filiphina menganut sistem ekonomi campuran dimana yanng menjadi penyumbang utama perekonomian ialah agrikultur. Negara ini berfokus di industri yakni bidang otomotif, elektronik, pengolahan makanan, tekstil  dan pertambangan.

Dengan kondisi masyarakat yang memiliki kreatif tinggi karena filiphina memberikan kebebasan yang besar untuk menjalankan segala hal untuk pihak sawasta.

  • Malaysia

Pengertian, Ciri Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran

Malaysia sudah memiliki dua sistem ekonomi sejak tahun 1963, yakni sistem komersil dan sara diri. Sistem komersil ialah dimana seluruh kegiatannya menagarah ke pasar terbuka misalnya, investor asing, penanaman modal, pengenalan jenis tanaman baru dan lainya.

Sedangkan sistem sara diri  ialah dimana dalam kegiatan ekonomi dari kemampuan yang dimiliki  sehari-hari sendiri mulai dari kegiatan perikanan, kehutanan dan bercocok tanam

Di negara ini peran pemerintah dalam perekonomian sangatlah  kecil  sehingga akan mempermudah dalam hal birokrasi.

 

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran

Berikut ini adalah ciri-ciri atau karakteristik dari sistem ekonomi campuran :

1. Dalam kegiatanya yang melakukan adalah pihak swasta dan sebagianya dipegang oleh pemerintah.

Contoh : seperti Jembatan, Air Minum, Listrik , Telekomunikasi, Taman-taman Kota atau yang menyangkut hidup orang banyak

2. Pasar menjadi sebagian tempat dalam interaksi ekonomi, namun masih ada campur tangan pemerintah dalam berbagai kegiatan.

Contoh : demi melindungi konsumen pemerintah memakai kebijakan harga atas (celling price). Namun, disisi yang berbeda pemerintah masih sering memakai kebijakan harga dasar untuk melindungi golongan produsen.

3. Diperbolehkan adanya persaingan namun pergeraknya diawasi agar tidak mengarah menjadi persaingan yang merugikan.

Tujuan dari campur tangan pemerintah yakni untuk menyehatkan kehidupan ekonomi, mengatasi apabila terjadi krisis ekonomi dan mencegah terjadinya penumpukan atau konsentrasi ekonomi  di satu tangan (monopoli).

 

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian, Ciri Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Pengertian, Ciri Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Campuran semoga dengan apa yang sudah saya jelaskan diatas dapat bermanfaat bagi anda . Terimakasih

 

Artikel lainya :

  1. 7 Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Indonesia
  2. Sistem Pemungutan Pajak di Indonesia [Lenkap]
  3. Pengertian dan 3 Pendekatan Teori Analisis Stakholder Beserta Contoh
  4. Pengertian, Jenis dan Instrumen Pasar Uang dalam Perekonomian

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *