Macam-Macam & Persyaratan Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) Perseorangan

Macam-Macam & Persyaratan Membuat SIUP Perseorangan – Pada artikel ini akan dijelaskan secara lengkap dan jelas mengenai syarat pembuatan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), prosedur pembuatan SIUP, jenis-jenis SIUP serta masih banyak lagi.

Sebelum kita mulai kedalam pembahasan.

Tahukan kamu apa itu  surat izin usaha perdagangan ?

Pengertian SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) merupakan sebuah surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada seorang pengusaha yang sedang ingin menjalankan sebuah usaha dalam bidang jasa maupun perdagangan.

Apabila seseorang akan menjalankan sebuah usaha atau bisnis dalam bidang perdagangan.

Tentunya anda di anjurkan agar membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) terlebih dahulu sebelum menjalankan kegiatan bisnis tersebut.

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ialah sebuah dokumen yang diharuskan baik bagi badan usaha maupun bagi perseorangan yang akan menjalankan usaha dalam bidang perdagangan.

Untuk pemegang SIUP sendiri tidak harus pedagang yang mempunyai skala yang besar, bagi anda yang mempunyai usaha perdagangan berskala kecil juga wajib untuk mempunyai SIUP

Macam-Macam & Persyaratan Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) Perseorangan
Contoh SIUP

 

Apa tujuan dibuatnya SIUP ?

SIUP sendiri dibuat dengan tujuan supaya anda mendapatkan izin serta pengesahan dari pihak pemerintah secara pasti. Masalahnya dan banyak juga usaha yang menerima masalah ketika menjalankan usahanya tersebut.

Nah, maka dibuatlah beberapa syarat dan hal-hal yang perlu anda ketahui ketika ingin mmembuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).

Seperti penjelasan dibawah ini:

 

A. Syarat Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Berikut ini terdapat beberapa syarat dalam pembuatan SIUP sebagai syarat administrasi untuk sebuah perusahaan antara lain :

  • Fotocopy NPWP
  • Neraca Perusahaan
  • SITU (Surat Keterangan Berdomisili)
  • Fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk) pemilik perusahaan tersebut
  • Materai senilai Rp 6.000,-
  • Foto penanggung jawab perusahaan/pemilik perusahaan/direktur utama berukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar
  • Memperoleh izin lain yang berkaitan dengan usaha tersebut
  • Fotocopy tempat atau surat sewa menyewa bila ditempat usahanya tersebut menyewa milik orang lain
  • Fotocopy bukti pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)
Macam-Macam & Persyaratan Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) Perseorangan
Contoh Neraca Perusahaan

 

B. Prosedur dalam Pembuatan SIUP

Terdapat beberapa prosedur yang harus anda lakukan apabila ingin membuat SIUP berikut penjelasanya :

1. Mengambil Surat Permohonan atau Formulir Pendaftaran pada Kantor Dinas Perdagangan

Sebagai pemilik usaha tersebut anda bisa langsung datang ke kantor Pelayanan Perizinan daerah setempat atau bisa datang ke Dinas Perdagangan.

Apabila sobat sedang sibuk, anda bisa saja memberikan kuasa kepada orang lain untuk mewakili mengambil formulir pendaftaran serta surat permohonan tersebut.

Macam-Macam & Persyaratan Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) Perseorangan
Formulir Bagian Pertama

 

Macam-Macam & Persyaratan Membuat SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) Perseorangan
Formulir Bagian Kedua

 

2. Formulir Pendaftaran diisi lalu ditandatangani

Formulir pendaftaran atau surat permohonan tersebut telah disediakan pihak Dinas Perdagangan, maka anda diwajibkan mengisi formulir secara benar dan lengkap.

Setelah ini anda harus tandatangani diatas materai Rp 6.000,- oleh pihak utama/direktur utama/penanggung jawab perusahaan itu.

Bila formulirnya sudah diisi dan sudah lengkap beriktunya fotocopy sebanyak 2 rangkap dan digabung dengan berkas administrasi lainya.

Note: Bila anda memberikan hak kuasa untuk orang lain, maka wajib untuk melampiran surat kuasa yang ditandatangani oleh pemilik perusahaan/direktur penanggung jawab perusahaan.

 

3. Membayar Tarif Pembuatan SIUP

Biasanya untuk tarif ini jumlahnya berbeda pada setiap kota atau kabupaten madya dan diatur oleh Perda (Peraturan Daerah) tempatnya masing-masing.

4. Pengambilan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

SIUP sudah dapat diambil biasanya dengan jangka waktu 2 minggi. Bila IUP anda sudah jadi, makan anda akan dihubungi langsung oleh pihak petugas dan anda bisa langsung datang ke kantor tempat anda dan mengambilnya.

 

C. Jenis-Jenis SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Secara umum SIUP dibedakan menjadi 3 kelompok berdasarkan besarnya modal dari pendirian usaha tersebut, antara lain:

  • SIUP Kecil

Modal usaha pada SIUP yakni lebih kecil atau senilai Rp 200.000.000,-

  • SIUP Menengah

Untuk SIUP menengah mempunyai modal usaha antara Rp 200.000.000,- sampai dengan Rp 500.000,00,-

  • SIUP Besar

Untuk SIUP Besar ini biasanya mempunyai modal usahanya lebih dari Rp 500.000.000,-

 

D. Fungsi SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Penjelasan dibawah ini adalah fungsi dari SUP bagi seorang pemilik usaha antaralain :

  • Sebagai persyaratan untuk bisa mdngikuti proses lelang yang dilakukan oleh pemerintah
  • Sebagai alat pengesahan usaha oleh pemerintah sehingga usaha yang dijalankan bisa sesuai dengan SIUP tersebut.
  • Apabila pengusaha sudah mempunyai SIUP dengan begitu kegiatan ompor dan ekspor akan berjalan dengan baik dan lancar.

Apabila anda sudah mempunyai Surat Izin Usaha Perdagangan ini artinya perusahaan anda sudah terdaftar secara resmi dan anda juga dinyatakan resmi dan sah untuk menjalankan usaha bisnis anda itu.

 

Cara Mendaftar SIUP secara Online

Ketika anda akan melakukan pendaftaran secara  langsung dengan website dari Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP), dibawah ini terdapat beberapa proses untuk pendaftaran secara online yang harus anda lakukan :

1. Melakukan registrasi dengan membuat akun secara online di website BPTSP DKI Jakarta dengan mendaftarkan alamat email dari perusahaan anda.

Sesudah itu, nanti sistem akan mengirimkan notofikasi bagi pemohon baru untuk melakukan verifikasi dokumen PTSP terdekat agar akunya bisa diaktifkan.

Disini dokumen yang wajib diverivikasi ialah NPWP perusahaan, KTP dan NPWP dari direktur dan juga surat kuasa (bila dikuasakan).

 

2. Dengan berbekal akun yang diterima, pemohon melaksanakan input dan upload dokumen persyaratan untuk permohonan SIUP dan TDPnya ke dalam sistem pendaftaran.

Namun masalanya ialah proses input dan juga upload ini tidak dapat  terputus dan harus selesai dalam waktu satu jam.

Jika proses tersebut tidak selesai, maka harus dilakukan proses dan upload ulang. Oleh sebab itu, kamu harus melakukan scan terkait dokumen-dokumen yang akan diupload tersebut.

Dokumen tersebut terdiri atas akta pendirian,  SK Kemenhukuman, SKDP serta foto direktur perusahaan.

 

3. Proses yang ketiga ini yakni permohonan untuk memperoleh informasi jadwal pengambilan dan 3 jenis dokumen, antara lain formulir pendaftaran SIUP dan surat tanda registrasi.

Namun juga lewat website akan disampaikan estimasi waktu pengambilan SIUP dan TDP di PTSP.

Semua dokumen tersebut wajib ditandantangani, lalu diberikan secara fisik ketika pengambilan SIUP dan TDP. Pastikan ketika mengambil SIUP atau TDP kamu membawa fotocopy akta notaris dan SK Kemenkumham, Softcopy penanggungjawab perusahaan dan juga surat pernyataan kedudukan badan usaha.

Khsuusnya dalam hal ini kecanggihan tehnologi untuk proses pembuatan SIUP secara online masih membutuhkan proses berifikasi.

Tentunya hal ini untuk menghindari penipuan, akan tetapi kalau cara membuat SIUP dan TDP online dirasa masih cukup sulit dan tentunya perlu datang ke kantor PTSP berkali-kali. Bisa saja kalau masyarakat lebih memilih ke cara pembuatan SIUP dan TDP via manual.

Hal tersebut yang seharusnya menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan wajib diselesaikan suoaya tidak timbul kesan kalau pemerintah hanya sekedar membuat peraturan untuk menaikan peringkat indeks kemudahann berusaha (ease of doing business) tapi implementasinya masih nol.

 

Kesimpulan:

SIUP ini mempunyai peran penting dalan menunjang usaha perdagangan anda.

Sebab bila anda sudah mempunyai SIUP perdagangan anda akan berjalan dengan baik,aman dan juga jauh dari berbagai ancaman.

Itulah tadi penjelasan secara lengkap mengenai semoda dengan penjelasan diatas tadi dapat bermanfaat bagi anda semuanya.

Artikel Lainya :

  1. 3 Jenis Waralaba Menurut: Kriteria, Asal dan IFA (Lengkap)
  2. Pengertian, Jenis, Fungsi dan Bentuk Badan Usaha [Contohnya]
  3. 15 Keuntungan Memiliki NPWP dan Jenis Dokumen yang diperlukan
  4. 8 Cara Membuat Merek terbaik Sepanjang Masa

Tinggalkan komentar