[Lengkap] Pengertian Jurnal Penyesuaian dan Contoh Soalnya

4 min read

[Lengkap] Pengertian Jurnal Penyesuaian dan Contoh Soalnya

Soal Jurnal Penyesuaian Perusahaan – Jurnal penyesuaian ini dipakai untuk  mencatat seluruh transaksi yang telah terjadi akan tetapi belum dicatat. Dan juga digunakanya ayat jurnal penyesuaian ini untuk  mencatat transaksi yanng telah dicatat akan tetapi memerlukan koreksi supaya nilainya bisa sesuai dengan  keadaaan yanng sesungguhnya pada akhir periode.

Baik itu jurnal penyesuaian untuk perusahaan jasa  atau perusahaan dagang dibuat di  akhir periode akuntansi. soal jurnal penyesuaian perusahaan dibuat unntuk transaksi-transaksi seperti dibawah ini.

  • Beban dibayar dimuka
  • Pendapatan diterima dimuka
  • Pemakaian perlengkapan
  • Pendapatan yang masih harus diterima
  • Beban yang belum dibayar dan penyusutan aktiva tetap.
  • Penyusutan aktiva tetap.

 

Lihat Juga: Contoh Soal Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang Lengkap

 

 

Pengertian Jurnal  Penyesuaian

Jurnal Penyesuaian merupakan jurnal yang dibuat ketika proses pncatatan perubahan saldo didalam akun oleh sebab itu saldo tersebut akan memperlihatkan jumlah yang sebenarnya.

Sedankan menurut pakar lainya menyatakan bahwa jurnal penyesuaian ini dibuat guna menyesuaiakan nilai akun-akun untuk setiap buku besar yang pada sekarang belum memperlihatkan saldo yang sebenarnya.

 

Lihat Juga: Contoh Soal Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa Dan Jawabanya

 

Konsep Jurnal  Penyesuaian

Pada saat seorang pegawai bagian Accounting menyiapkan laporan laporan keuangan, ia beranggapan kalau masa ekonomis perusahaan bisa dibagi-bagi dalam periode waktu misalnya bulanan, triwulan atau tahunan.

Melalaui konsep periode akuntansi (accounting period concept) pegawai  bagian accounting wajib menentukann pada periode mana beban dan pendapatan perusahaan yang seharunya di laporkan.

Agar bisa menentukan periode yang pas ia mengacu pada prinsip akuntansi berterima  umum (PABU), dalam bahasa inggrisnya dikenal generally accepted accounting principles (GAAP) yang mewajibkan pemakaian akuntansi berbasis akrual.

 

Akuntansi berbasis Akrual (accrual basis of accounting)

Apa itu akutansi berbasis akrual ?

Jika didalam akuntansi berbasis akrual pendapatan akan dicatat dalam laporan laba rugi pada  periode ketika  pendapatan tersebut diperoleh. Misalnya seperti ini, pendapatan yang dialporkan ketika jasa diberikann kepada pelanggan. Kas yang sudah atau belum diterima dari pelanggan selama periode tersebut.

Seluruh konsep akuntansi yang mendukunng pencatatan pendapatan seperti ini  disebut juga konsep pengukuran pendapatan (revanue recogition concept).

 

Contohnya yakni, pendapatan mulai dilaporkan ketika jasa telah diberikan kepada pelanggan. Kas yang telah atau masih belum diterima dari pelanggan selama periode tersebut. Didalam akuntansi berbasai akrual, beban akan dilaporkan pada periode yang sama dengan pendapatan yanng terkait dengan beban tersebut.

Misalnya seperti ini, gaji karyaawan dilaporkan sebagai beban pada periode ketika karyawan menyediakan jasa  untuk pelanggan, yang tidak semestinya harus sama waktunya dengan saat gaji yang dibayarkan.

 

Akuntansi berbasis kas (cash basis of accounting)

Walaupun PABU mewajibkan pemakaian akuntansi berbasis akrual, masih ada beberapa perusahaan yang memakai akuntansi berbasis kas (cash basis of accounting). Dan pada akuntansi berbasis kas, beban dan pendapatan dilaporkan dalam laporan laba rugi pada periode saat kas didapat atau dikeluarkan.

 

Misalnya seperti ini, pendapatan dilaporkan pada saat kas diterima dari klien, sementara itu gaji dialaporkan ketika kas  dibayarkan kepada karyawan. Laba bersih atau rugi bersih  ialah sebuah selisih antara pembayaran kas (beban) dan penerimaan kas (pendapatan).

Sedangkan untuk perusahaan dagang atau perusahaan jasa  yanng berskala  kecil bisa memakai  akuntansi berbasis kas sebab mereka mempunnyai  sedikit utang dan piutang. Contohnya dokter, pengacara serta rumah makan juga sering memakai basis kas.

 

Lihat Juga: Pengertian, Fungsi Dan Tujuan Jurnal Penyesuaian Terlengkap

 

Contoh Soal  Jurnal  Penyesuaian dan Jawaban

Pada dasarnya untuk membuat jurnal penyesuaian tidak sulit kok, akan tetapi yang perlu anda garis bawahi ialah mengetahui perilaku transaksi yang terjadi. Serta bisa mengetahui aturan debet kredit dalam akuntansi juga sangatlah penting sebagai acuan dasar ketika akan menysusun ayat jurnal pennyesuaian ini.

1. Jurnal Penyesuaian Beban / Biaya Dibayar di Muka

Acapkali perusahaan sudah membayar beban untuk beberapa periode mendatang, dimana beban ini dikenal sebagai beba dibayar dimuka. Maka, jika anda menemukan beban yang seharunya dibayarkan pada periode mendatang, maka wajib dihitung  beban mana yang seharunya dialporkan pada periode yang berkalitan(saat ini).

Contoh Kasus
Neraca saldo akun asuransi memperlihatkan nilai Rp 3.600.000 dan pada akhir periode informasi saldo akun memperlihatkan saldo yang tersisa sebanyak Rp 3.000.000. artinya premi asuransi yang telah menjadi beban ialah Rp 3.600.000 – Rp 3.000.000  = Rp 600.000 (yang seharunya diakui sebagai beban asuransi dan mengurangi dibayar dimukan).
Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
2017 Beban Asuransi   600.000  
Desember           Asuransi Dibayar Dimuka     600.000

 

2. Jurnal Penyesuaian Gedung Dibayar Dimuka

Pada kasus ini tidak berbeda dengan kasus nomer satu

Contoh Kasus
Pada saldo akun sewa dibayar dimuka sebanyak Rp 19.200.000 tidak memperlihatkan keadaan yang sesunggunya, sebab sudah membayar sewa sejumlah Rp 3.200.000. maka beban sewa bertambah sedangkan sewa dibayar dimuka menjadi berkurang sejumlah Rp 3.200.000.
Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
2017 Beban Sewa   3.200.000  
Desember           Sewa Dibayar Dimuka     3.200.000

 

3. Jurnal Penyesuaian Piutang Pendapatan

Piutang pendapatan ialah apabila suatu pendapatan telah menjadi  hak perusahaan akan tetapi belum diterima, maka hak tersebut wajib dicatat sebagai pendapatan pada periode tersebut.

Contoh Kasus
Perusaah sudah menyelesaikan pekerjaan dengan jumlah yang akan diperoleh Rp 550.000. jumlah itu belumlah termasuk yang ada pada neraca  saldo senilai Rp 15.600.000 (piutang pendapatan perusahaan). Sehingga dicatat untuk mencatat piutang pendapatan serta pendapatan jasa sebanyak Rp 16.150.000
Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
2017 Piutang Pendapatan   550.000  
Desember            Pendapatan Jasa     550.000

 

4. Pendapatan Diterima Dimuka

Untuk pendapatan diterima dimuka tidak dapat dicatat sebagai pendapatan, akan tetapi sebagai utang, karena perusahaan belum merealisasikan pendapatan tersebut untuk apa maka belum menjadi hak perusahaan.

Contoh Kasus
Pada saldo pendapatan diterima dimuka bernilai Rp 10.000.000. hingga akhir periode perusahaan baru akan mengerjakan sebesar Rp 2.600.000. maka akan dicatat sebagai pendapatan sewa bertambah sedangkan pendatapatan diterima dimuka menjadi berkurang sebanyak Rp 2.600.000. dengan begitu masih ada Rp 7.400.000 sebagai utang pendapatan perusahaan.
Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
2017 Pendapatan Diterima Dimuka   2.600.000  
Desember            Pendapatan Sewa     2.600.000

 

Lihat Juga: 9 Contoh Akun yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian [Penjelasan]

 

5. Penyusutan Peralatan

Penyusutan peralatan wajib dicatat untuk pengakuan depresiasi  atau beban penyusutan oleh pihak perusahaan.

Contoh Kasus
Informasinnya memperlihatkan kalau beban penyusutan//depresiasi untuk periode Desember 2017 ialah sebanyak Rp 1.400.000. maka akan menambah  pada beban penyusutan serta menambah akumulasi penyusutan sebanyak Rp 1.400.000.
Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
2017 Beban Penyusutan Peralatan   1.400.000  
Desember        Akm Penyusutan Peralatan     1.400.000

 

6. Jurnal Penyesuaian Pemakaian Perlengkapan

Definisi perlengkapan merupakan bahan-bahan yang dibeli demi kepentingan operasi suatu perusahaan dan bukan untuk dijual kembali. Dan juga perusahaan wajib mencatat pemakaian perlengkapann atau dengan melakukan perhitungan fisik mengenai jumlah perlengkapan yang sudah terpakai atau masih terdapat sisa.

Contoh Kasus
Pada neraca saldo, saldo akun dari perlengkapan senilai Rp 4.400.000. di akhir periode informasi memperlihatkan perlengkapan yang masih tersisa sebanyak Rp 2.700.000. artinya perusahaan sudah melakukan pemakaian perlengkapan senilai Rp 4.400.000 – Rp 2.700.000 = Rp 1.700.000. maka dicatat menambah beban perlengkapan serta mengurangi perlengkapan senilai Rp 1.700.000
Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
2017 Beban Perlengkapan   1.700.000  
Desember        Perlengkapan     1.700.000

 

Cara Mengerjakan Jurnal Penyesuaian

Untuk bisa mengerjakan jurnal penyesuaian dengan mudah anda bisa melihat gambar berikut  ini :

 [Lengkap] Pengertian Jurnal Penyesuaian dan Contoh Soalnya

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Jurnal Penyesuaian dan Contoh Soalnya semoga dengan pembahasan kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Terimakasih banyak juga atas kunjunganya dan jangan lupa untuk mengunjungi artikel lainya.

 

Artikel  Lainya:

  1. [Lengkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
  2. 12 Pihak – Pihak Yang Membutuhkan Informasi Akuntansi [Terlengkap]
  3. Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]
  4. Cara Membuat Neraca Saldo Perusahaan dari Buku Besar

Please rate this