Fungsi dan Tujuan Akuntansi Biaya Wajib Diketahui

Fungsi dan Tujuan Akuntansi Biaya Wajib Diketahui

Fungsi Akuntansi Biaya – Khanfarkhan.comPada pembahasan kali ini saya akan membahasmengenai tujuan dan fungsi dari akuntansi biaya secara terperinci dan jelas.

Nah sebelum itu ada istilah-istilah dalam akuntansi biaya yang perlu kamu ketahui berikut ini :

 

1. Biaya

Menurut Chartered Institute of Managemen Akuntan (CIMA) bahwa biaya ialah  jumlah pengeluaran yang terjadi  atau dikaitkan dengan hal tertentu.

 

2. Cost Accountancy

Menurut Chartered Institute of Managemen Accountans di inggris (CIMAA) bahwa akuntansi biaya adalah sebuah karya seni seperti kemampuan dan ketrampilan yang denganya akuntan biaya dapat menjadi sanggup menerapkan ilmunya pada bermacam masalah, misalnya seperti pengendalian biaya pemastian biaya, costing marginal, penggantian tanaman dan tehnologi, pemastian profitabilitas dan lain sebagainya.

Terdapat beberapa hal yang berkaitan dengan akumulasi, klasifikasi, analisis dan interprestasi data biaya untuk tiga tujuan utama yakni :

  • Penetapan Biaya
  • Perencanaan dan pengendalian operasional dan
  • Pengambilan keputusan

 

3. Pembiayaan

Pembiayan sudah didefinisikan oleh institute sebagai, teknik dan proses biaya memastikan ‘Wheldon mendefinisikan biaya sebagai berikut ini:

Costing ialah sebuah rekaman, mengklasifikasikan dan alokasi pengeluaran untuk penentuan biaya produk atau jasa, lalu untuk penyajian data sesuai dikelola guna tujuan kontrol dan bimbingan manajemen.

 

Baca Juga : Pengertian, Perbedaan Biaya FOB Shipping Point dan Biaya FOB Destitation

 

4. Biaya Control

Dalam hal pengendalian biaya sudah didefinisikan sebagai bimbingan dan regulasi dengan tindakan eksekutif biaya operasi terhadap sebuah usaha.

Namun hal ini merupakan sebuah tugas utama dari akuntan bbiaya, selain pemastian  biaya, demi melengkapi bermacam jenis informasi dan laporan untuk memungkinkan manajemen dalam mengendalikan biaya operasi binisnya

 

5. Audit Biaya

Institute sudah mendefinisikan bahwa audit biaya sebagai ‘verifikasi rekening biaya lalu cek terhadap kepatuhan pada rencana akuntansi biaya

 

Tujuan dari Akuntansi Biaya

Dengan definisi yang diberikan oleh CIMA membawa keluar titik penting bahwa Cost  Accounting mempunyai sebuah tujuan sebagai berikut ini :

  1. Penentuan harga jual dan juga penetapan biaya
  2. Biaya kontrol yakni menjaga biaya dibawah cek
  3. Profitabilitas memastikan jika keuntungan yang didapat dari setiap kegiatan termasuk memastikan yang menjadi penyebab angka tertentu.
  4. Pengumpulan dan penyedia informasi atau pernyataan yang dibutuhkan oleh manajemen dalam tugar perencanaan dan membuat kebutusan tersebut.

 

Sebuah keputusan yang dibuat bisa saja bermacam-macam, berikut ini beberapa contohnya :

  1. Memperbaiki harga dalam keadaan normal khusus
  2. Menentukan prioritas untuk sebuah produk
  3. Memberikan kebutuhan apakah komponen akan dibeli dari pasar, atau justru sebaliknya dibuat dalam pabrik itu
  4. Memberi keputusan pada proses terbaik dari pembuatan dll

Akan tetapi tetunya sebuah perusahaan meungkin tidak akan mewujudkan semua tujuan yang disebutkan di atas.

 

Oleh sebab itu,

Maka dirancanglah sistem akuntansi biaya yang khusus untuk tujuan tertentu saja.

Namun pada dasarnya kalau akuntansi biaya mempunyai peran yang luas untuk bermain. Akuntansi biaya  memiliki sifat bisa diringkas sebagai ‘Menganalisa’, standarisasi, peramalan, merekam, melaporkan, membandingkan dan merekomondasikan.

 

Fungsi Akuntansi Biaya atau Cost akuntan

Blocker dan Weltemer menyatakan bahwa akuntansi biaya ialah untuk melayani manajemen dalam pelaksanaa suatu kebijakan dan juga perbandingan dari hasi aktual dan perkiraan supaya setiap nilai kebijakan bisa dinilai dan berubah demi memenuhi  kondisi masa depan.

Berikut ini terdapat bebarapa fungsi akuntansi biaya menurut Blocker dan Weltemer ialah :

  1. Untuk melihat biaya per unit produk yang tidak sama yang diproduksi oleh organisasi
  2. Untuk memperlihatkan analisa yang akurat dari biaya ini
  3. Untuk menjaga biaya pada titik yang terendah konsisten dengan kondisi operasi yang paling efesien.

 

Tetunya hal tersebut memerlukan pemeriksaan setiap biaya dalam terang layanan atau manfaat yang diterima, denganbegitu pemanfaatan maksimum setiap rupiah yang akan diperoleh

  1. Untuk mengetahui pemborosan yang terjadi dalam setiap proses pembuatan dan untuk mempersiapkan suatu laporan yang bisa saja dibutuhkan guna membantu dalam mengendalikan pemborosan.
  2. Untuk menyediakan data yang dibutuhkan guna fiksasi harga komoditas yang diproduksi.
  3. Untuk menghitung laba yang diterima pada tiap-tiap produk dan untuk menyarankan manajemen bagaimana keuntungan ini bisa ditingkatkan
  4. Untuk membantu seorang manajemen pada saat pengendalian, lalu bisa saja ada minimum penguncian up modal di saham bahan baku, toko, kerja-in proses dan barang jadi
  5. Untuk mengintal dan juga menerapkan sebuah sistem pengenndalian biaya misalnya pengendalian anggaran dan starndar biiaya untuk kontrol pengeluaran bahan baku, tenaga kerja serta overhead.
  6. Untuk memberikan saran manajemen terhadap ekspansi masa depan
  7. Untuk memberikan saran manajemen terhadap profitabilitas atau sebaliknya dari lini produk baru.
  8. Untuk menjalankan studi biaya khusus serta investigasi yang berarti untuk manajemen dalam menentukan sebuah kebijakan dan merumuskan susunan rencana operasi yang menguntungkan.

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Fungsi dan Tujuan Akuntansi Biaya Wajib Diketahui semoga dengan penjelasan diatas bisa mambantu  anda. terimakasih

 

Artikel Lainya :

  1. 4 Peran Penting dan Fungsi Akuntansi dalam Bisnis
  2. Bentuk dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Anggaran Kas [Lengkap]
  3. Pengertian, Rumus dan Contoh Perhitungan Rasio Lancar
  4. Pengertian, Fungsi dan Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

Please rate this

Tinggalkan komentar