Bentuk dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Anggaran Kas [Lengkap]

Faktor yang mempengaruhi anggaran kasKhanfarkhan.com – Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan secara lengkap dan jelas mengenai bentuk dan faktor-faktor yang mempengaruhi anggaran kas.

Anggaran kas ialah aggaran yang merencanakan secara lebih namun tetap terperinci  mengenai kas dan juga perubahan-perubahanya  dari waktu-kewaktu selama periode yang akan datang, baik perubahan seperti penerimaan kas  ataupun perubahan seperti pengeluaran kas.

Bagi sebuah perusahaan akan dapat mengetahui kapan perusahaan dalam posisi defisit kas atau surplus kas karena operasi perusahaan.

Semua itu dapat diketahui jika perusahaan sudah menyusun anggaran kas tentunya.

 

Bentuk dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Anggaran Kas

Bentuk dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Anggaran Kas [Lengkap]

Bentuk Anggaran Kas

Bentuk standar dari anggaran kas yang harus dipakai oleh tiap-tiap perusahaan memiliki kebebasan dalam menentukan bentuk serta formatnya.

Oleh sebab itu budget kas mencakup du sektor, yakni sektor penerimaan kas dan juga sektor peengeluaran kas, sehingga sebelum menyusun budget kas sebelumnya  perlu disusun skedul mengenai penerimaan kas (cash inflow schedule) dan juga jadwal mengenai pengeluaran kas (Cash Outflow Schedule) tersebut

Terdapat hal-hal yang terkandung dalan penyususnan anggaran kas yakni :

  1. Estimasi pengeluaran kas untuk berbagai tujuan
  2. Estimasi penerimaan kas dari beberapa sumber
  3. Estimasi meliputi periode tertentu di masa yang akan datang
  4. Estimasi posisi kas pada suatu periode

Baca Juga : 14 Jenis dan Tujuan Anggaran Perusahaan [Lengkap]

 

Untuk estimasi pengeluaran dan penerimaan kas yang terjadi memungkinkan manajemen agar bisa memperkirakan posisi kas  dalam suatu periode anggaran sehingga bisa menentukan :

1. Kebutuhan perencanaan untuk menentukan kelebihan kas yang memungkinkan terjadi

2. Kebutuhan pembelanjaan untuk menutup kekurangan

 

Terdapat 2 sektor sumber penerimaan dan pengeluaran kas itu sendiri yakni :

A. Sektor penrimaan kas terdiri dari :

  1. Penjualan tunai
  2. Penagihan piutang
  3. Penerimaan lainya seperti sewa, penghasilan bunga, deviden dan lain-lain

 

B. Sektor pengeluaran kas terdiri dari :

  1. Pembayaran hutang
  2. Pembayaran upah tenaga kerja
  3. Pembelian barang
  4. Pembayaran administrasi
  5. Pembayaran lain-lain misalnya pembayaran bunga, sewa dan biaya penjualan

 

Faktor-faktor yang mempengaruhi Penyusunan Anggaran Kas

Terdapat faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan sebuah anggaran kas yakni :

1. Anggaran penjualan, khususnya terhadap rencanan tentang jenis dan jumlah barang yang ingin digangkan di dari waktu-kewaktu selama periode yang mendatang.

Jumlah penjualan yang semakin besar maka akan memperbesar penerimaan kas  juga

2. Keadaan persaingan dalam pasar.

Persaingan yang sangat lunak akan memungkinkan sebuah perusahaan untuk memperbesar juga penerimaan kasnya.

3. Keadaan posis perusahaan pada persaingan lumayan kuat sehingga mampu memperbesar penerimaan syarat pembayaran )term of payment) yang ditawarkan oleh pihak perusahaan.

4. Kebijaksanaan perusahaan ketika penagihan piutang.

Ketika proses penagihan piutang yang lebih aktif akan dapat mempercepat penerimaaan kas. Namun sebaliknya, jika penagihan piutang yang kurang aktif maka akan memperlambat penerimaan kas.

5. Budget perubahan aktiva tetap.

Dimana dalam hal ini khususnya rencana mengenai pengurangan (penjualan) aktiva tetap

6. Rencana-rencana sebuah perusahaan mengenai penrimaan kas dari sumber lain (non operating, misalnya seperti penghasilan sewa, deviden, penghasilan bunga dan lain-lain.

 

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengeluaran Kas

1. Budget pembelian bahan mentah, paling tepat mengenai jenis (kualitas) dan jumlah (kuantitas) baham belum jadi (mentah) yang akan dibeli dari waktu-kewaktu selama periode yang mendatang.

2. Posisi persaingan para supplier bahan mentah di pasar persaingan yang begitu keras akan memperkecil terhadap pengeluaran kas.

3. Posisi sebuah perusahaan pada pihak supplier bahan mentah. Jika ternyata  posisi saham lumayan kuat, sehingga perusahaan dapat lebih “Memaksakan” pembelian dengan cara kredit, yang kemudian akan memperkecil pengeluaran kas.

4. Tern of payment (syarat pembayaran) yang ditawarkan oleh pihak suplier bahan mentah

5. Budget atas upah tenaga kerja langsung.

Dengan upah tenaga kerja langsung yang akan dibayar semakin besar, maka pengeluaran kas yang akan dilakukan semakin besar pula.

6. Budget untuk biaya pabrik tidak langsung.

Dengan semakin besarnya biaya pabrik tidak langsung yang harus dibayarkan, makan pengeluaran kas yang dilakukan akan semakin besar pula.

7. Budget untuk perusahaan aktiva tetap khususnya untuk rencana mengenai penambahan aktiva tetapnya. Dengan penambahan aktiva akan memperbesar pengeluaran kasnya.

8. Planing perusahaan mengenai pengeluaran kas demi keperluan lain-lain (non perating), misalnya seperti untuk biaya sewa, biaya bunga dan lain-lain.

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Bentuk dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Anggaran Kas semoga dengan apa yang sudah saya jelaskan di atas bisa membantu anda terimaakasih.

 

Artikel Lainya :

  1. Pengertian, Kegunaan dan Penyusunan Anggaran Kas Perusahaan
  2. 12 Tahapan Lengkap Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang
  3. Pengertian, Manfaat, Fungsi dan Contoh Jurnal Umum
  4. Perbedaan Akuntansi Perusahaan Manufaktur, Dagang dan Jasa [Tabel]

 

Tinggalkan komentar