9 Contoh Akun yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian [Penjelasan]

3 min read

9 Contoh Akun yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian [Penjelasan]

Khanfarkahn.com – Tentunya anda sudah tidak asing lagi mendengar mengenai jurnal penyesuaian, jurnal ini sangat dibutuhkan ketika akan menyusun laporan keuangan sebuah perusahaan.

Dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh transaksi perkiraan yang umumnya mengealami penyesuaian dengan penjelasanya

 

Akun yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian

Beberapa perkiraan yang pada umumnya mengalami penyesuaian pada kahir periode ialah :

1. Persediaan Barang Dagang

Penyesuaian ini di pakai untuk menghilangkan persediaan barang dagang awal yang berada dalam neraca saldo dan mencatat persediaan barang dagang akhir berdasarkan Stok Opname (Baca Juga Dokumen Penting Stok Opname)

Metode penyesuaian persediaan barang dagang dalam menyelesaiakan neraca lajur:

  1. Jurnal memakai perkiraan “Ikhtisar Rugi-Laba”
  2. Jurnal memakai perkiraan “Harga Rugi-Laba”
  3. Tanpa menggunakan jurnal

Cara menjurnalnya sbb:

Memakai Ikhtisar Rugi-Laba:

* Ikhtisar rugi-laba Rp xxxxxx
          Persediaan barang dagang awal Rp xxxxxx
* Persediaan barang dagang akhir Rp xxxxxx
          Ikhtisar rugi-laba Rp xxxxxx

Contoh :

Sebagian Neraca Saldo per 31 Desember 2016 :

Persediaan barang dagang                  : Rp   6.000.000,00 (D)

Penjualan                                            : Rp 39.000.000,00 (K)

Pembelian                                           : Rp 21.000.000,00 (D)

Ongkos angkut pembelian                : Rp       750.000,00 (D)

 

Data penyesuaian pada 31 Desember 2016 :

Persediaan barang dagang sesuai stock opname sebesar Rp 4.500.000,00

Dari data di atas, ayat jurnal penyesuaian sbb :

Memakai Ikhtisar Rugi-Laba :

* Ikhtisar rugi-laba Rp 6.000.000,00
          Persediaan barang dagang awal Rp 6.000.000,00
* Persediaan barang dagang akhir Rp 4.500.000,00
          Ikhtisar rugi-laba Rp 4.500.000,00

 

2. Pesediaan Perlengkapan

Penyesuaian ini dibutuhkan untuk mencatat perlengkapan yang sudah terpakai

Cara menjurnalnya :

* Beban Perlengkapan Rp xxxxxx
          Perlengkapan

(Sebesar perlengkapan terpakai)

Rp xxxxxx

Contoh :

Sebagian Neraca Saldo per 31 Desember 2016 :

  • Perlengkapan toko Rp 300.000,00 (D)
  • Perlengkapan kantor Rp 500.000,00 (D)

Data penyesuaian per 31 Desember 2016 :

  1. Nilai perlengkapan toko yang masih ada sebesar Rp 200.000,00
  2. Jumlah perlengkapan kantor yang sudah digunakan sebesar Rp 150.000,00

Dari data diatas ayat jurnal penyesuaiannya sbb :

* Beban perlengkapan toko Rp 100.000,00
          Perlengkapan toko

(Rp 300.000 – Rp 200.000)

Rp 100.000,00
* Beban perlengkapan kantor Rp 150.000,00
          Perlengkapan kantor Rp 150.000,00

 

3. Penyusutan Aset Tetap

Penyesuaian ini dipakai untuk mencatat pemakaian aktiva tetap berwujud dalam satu periode

Cara Menjurnalnya :

* Beban Penyusutan …….. Rp xxxxxx
          Akum. Penyusutan …….

(Sebesar penyusutan satu periode)

Rp xxxxxx

Contoh :

Sebagian Neraca Saldo per 31 Desember 2016 :

  • Gedung Rp 50.000.000,00 (D)
  • Peny. Gedung Rp 5.000.000,00 (K)
  • Inventaris Rp 10.000.000,00 (D)
  • Peny. Inventaris Rp 2.000.000,00 (K)
  • Kendaraan Rp 25.000.000,00 (D)

Data penyesuaian per 31 Desember 2016 sbb :

  1. Gedung disusutkan 5 % dari harga pokok (harga perolehan)
  2. Inventaris disusutkan sebesar 20 % dari nilai buku
  3. Keendaraan disusutkan dengan memakai metode garis luruh. Diketahui umur ekonomis 8 tahun dan nilai sisa / residu sebanyak Rp 5.000.000,00

Dari data diatas jurnal penyesuaiannya sbb :

* Beban penyusutan gedung Rp 2.500.000,00
          Akum. Peny. gedung

(5% x Rp 50.000.000)

Rp 2.500.000,00
* Beban peny. inventaris Rp 1.600.000,00
          Akum. Peny. Inventaris

20% x (Rp 10.000.000 – 2.000.000)

Rp 1.600.000,00
 * Beban peny. Kendaraan Rp 2.500.000,00
          Akum. Peny, kendaraan

(Rp 25.000.000 – Rp 5.000.000) / 8

Rp 2.500.000,00

 

Baca Juga : Pengertian Laporan Arus Kas Metode Langsung dan Tidak Langsung

 

4. Biaya ymh Dibayar

Penyesuaian ini dipakai dalam mencatat biaya yang sudah terjadi akan tetapi belum dibayar

Cara menjurnalnya sbb :

* Beban …….. Rp xxxxxx
           ……. Ymh dibayar

(Sebesar biaya yang belum dibayar)

Rp xxxxxx

Contoh :

Sebagian Neraca Saldo per 31 Desember 2016 :

  • Utang obligasi Rp 50.000.000,00 (K)
  • Beban gaji Rp 5.000.000,00 (D)
  • Pajak Penghasilan Rp 4.500.000,00 (D)

Data penyesuaian per 31 Desember 2016 :

  1. Beban gaji pegawai bl. Des sebanyak Rp 4.500.000,00 akan dibayar 2 januari 2017
  2. Jumlah pajak penghasilan tahun ini diperkirakan sampai Rp 4.800.000,00 (jumlah keseluruhan)
  3. Bunga obligasi 12 % per tahun dibayar tiap-tiap 1 Maret & 1 Sept dibelakang
* Beban gaji Rp 4.500.000,00
          Gaji ymh dibayar Rp 4.500.000,00
* Pajak penghasilan Rp 300.000,00
          PPh ymh dibayar

(Rp 4.800.000 – 4.500.000)

Rp 300.000,00
 * Beban bunga Rp 2.500.000,00
          Bungan ymh dibayar

(Rp 50.000.000 x 12 x 4bl) / 1.200

Rp 2.500.000,00

 

5. Biaya Dibayar di Muka

Penyesuaian ini dipakai untuk mencatat biaya yang sudah digunakan, apabila ketika pembayaran dicatat ke dalam biaya dibayar dimuka (metode aktiva)

Cara menjurnalnya sbb :

* Beban …….. Rp xxxxxx
           ……. Ymh dibayar dimuka

(Sebesar biaya yang terpakai)

Rp xxxxxx

Contoh :

Sebagian Neraca Saldo per 31 Desember 2016 :

  • Asuransi dibayar di muka Rp 2.400.000,00 (D)
  • Iklan dibayar di muka                    Rp 800.000,00 (D)
  • Sewa dibayar dimuka Rp 600.000,00 (D)

Data penyesuaian per 31 Desember 2016 sbb :

  1. Asuransi yang sudah dibayar untuk jangka waktu 2 tahun dimulai 1 Maret 2016
  2. Ikaln sudah dibayar untuk 10 kali penerbitan dan sudah terbit sebanyak 4 kali
  3. Beban sewa yang sudah dibayar untuk jangka waktu 1 tahun dimulai 1 Agustus 2016

Dari data diatas  jurnal penyesuaiannya sbb :

* Beban Asuransi Rp 1.000.000,00
          Asuransi dibayar dimuka

(10/24 x 2.400.000)

Rp 1.000.000,00
* Beban Iklan Rp 320.000,00
          Iklan dibayar dimuka

(terpakai = 4/10 x Rp 800.000)

Rp 320.000,00
 * Beban Sewa Rp 250.000,00
          Sewa dibayar dimuka

(tersisa = 5/12 x Rp 600.000)

Rp 250.000,00

 

6. Penaksiran Piutang tak Tertagih

Penyesuaian di pakai untuk mencatat besarnya kerugian piutang tak tertagih dalam satu periode

Cara menjurnalnya sbb :

* Kerugian piutang tak tertagih Rp xxxxxx
           Cad. Piutang tak tertagih

(Sebesar kerugian piutang th ini)

Rp xxxxxx

Contoh :

Sebagian Neraca saldo per 31 Desember 2016 :

  • Piutang dagang Rp 5.000.000,00 (D)
  • Piutang tak tertagih Rp 50.000,00 (K)

Data penyesuaian per 31 Desember 2016 :

  1. Cadangan piutang tak tertagih di taksir 1.5 % dari saldo piutang
  2. Dari data diatas jurnal penyesuaianya sbb :
* Kerugian piutang tak tertagih Rp 25.000,00
           Cad. Piutang tak tertagih

(1.5 % x 5.000.000) – Rp 50.000

Rp25.000,00

 

7. Penyesuaian Saldo Kas di Bank dengan Laporan Rekening Koran

Penyesuaian ini dipakai untuk mengoreksi antara saldo kas di bank menurut catatan perusahaan dengan saldo rekening koran dari bank jika terjadi selisih.

Contoh :

Sebagian Neraca saldo per 31 Desember 2016 :

  • Kas di tangan Rp 5.000.000,00 (D)
  • Kas di bank Rp 755.500.000,00 (D)

Data penyesuaian per 31 Desember 2016 sbb :

Laporan dari BRI berbentuk salinan rekening koran menunjukan saldo kredit sebanyak Rp 755.700.000,00. Selisih dengan catatan perusahaan ditimbulkan perusahaan dikenakan beban administrasi bank sejumlah Rp 200.000,00 dan menerima jasa giro (pendapatan bunga) sejumlah Rp 2.500.000,00

Dari data diatas jurnal penyesuaianya sbb :

* Kas di Bank Rp 2.300.000,00  
Beban Adm bank Rp 200.000,00  
          Pendapatan bunga  

Rp 2.500.000,00

8. Pendapatan ymh Diterima

Penyesuaian ini dipakai untuk mencatat pendapatan yang sudah menjadi hak tetapi belum diterima tunai

Cara menjurnalnya :

* …….. ymh diterima Rp xxxxxx
            Pendapatan ……..

(Sebesar pendapatan belum diterima)

 

Rp xxxxxx

Contoh :

Data penyesuaian per 31 desember 2016 :

Bungan diatas simpanan deposito bulan desember sejumlah Rp 150.000,00 belum diterima

Dari data diatas jurnal penyesuaianya sbb :

* Bunga ymh diterima Rp 150.000,00
            Pendapatan bunga

(Sebesar bunga belum diterima)

 

Rp 150.000,00

9. Penyesuaian saldo kas di bank dengan rekening koran dari bank

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai 9 Contoh Akun yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian [Penjelasan] semoga dari penjelasan diatas akan menambah wawasan bagi anda terimakasih.

 

Artikel Lainya :

  1. Pegertian Rekening Koran (Giro) Fungsi, Jenis dan Manfaat
  2. Pengertian dan 8 Contoh Transaksi Ayat Jurnal Penyesuaian [Lengkap]
  3. Pengertian dan Bentuk Neraca Saldo Beserta Contohnya
  4. Penyusutan Metode Garis Lurus, Saldo Menurun dan Jumlah Angka Tahun [Lengkap]

Please rate this