7 Hal yang Harus Diketahui Sebagai Wajib Pajak Badan

2 min read

Khanfarkhan.com – Sebagai wajib pajak badan terdapat hal-hal yang harus diketahui, karena hal tersebut sangatlah penting untuk diketahui. Langsung saja simak penjelasan berikut ini.

 

Pengertian E-Filing

Apa yang ada ketahui tentang e-filing ?

Efiling memudahkan seorang  wajib pajak lapor SPT tanpa harus  datanng dan anrti lagi di KPP. Beikut akan saya jelaskan mengenai hal-hal yang harus diketahui sebelum efiling  pajak online badan yakni :

 

Hal Penting dalam e-filing wajib pajak

Beberapa Hal penting dalam efiling wajib pajak

1. Pengertian e-Filing Online

e-filing merupakan cara penyimpanan SPT atau pengumuman perpanjangan SPT  tahunan yang dilakukan secara Online dan real-time melalui e0filing pajak DJP online atau aplikasi yang disediakan oleh ASP (Aplicaton Service Provider/penyedi jasa aplikasi) pajak

 

2. Wajib Pajak Badan yang harus melakukan Lapor Pajak Online

e-filing pajak diwajibkan bagi pengusaha kena pajak (PKP) pengguna e-faktur untuk melakukan e-feling SPT tahunan badan (pemmberitahuan DJO nomor PENG-04/PJ.09/2016).

 

Baca Juga : Syarat Wajib dan Tata Cara dalam Pemungutan Pajak

 

3. Jenis Pajak Badan yang bisa Dilaporkan dengan e-feling pajak online

Seketika semua jenis SPT badan yang memilik CSV file dapat dilaporkan dengan e-filing pajak yakni :

  • SPT masa PPh kecuali PPh Pasal 25 yang tidak mempunyai CSV file
  • SPT PPN
  • SPT tahunan badan

 

4. Persiapan Lapor Pajak Online

  • aktivasi EFIN pajak badan anda di KPP
  • daftarkan terlebih dahulu e-feling dan EFIN di online pajak
  • selanjutnya persiapkan e-SPT atau file CSV dari SPT yang akan dilaporkan dengan memakai :
  • Aplikasi Online Pajak
  • Aplikasi DJP online atau ASP lainya

7 Hal yang Harus Diketahui Sebagai Wajib Pajak Badan

 

5. Gunakan Onlien Pajak : Aplikasi e-Feling Pajak Online secara Gratis

Keunggulan lapor SPT menggunakan online pajak, selanjutnya unntuk melakukan e-feling pajak badan wajib pajak harus  menggunakan aplikasi dari ASPyang sudah diakui dan disahkan DJP. Baca ini 7 Hal yang Harus Diketahui Sebagai Wajib Pajak Badan

Online pajak ialah sebuah aplikasi e-filing dan e-SPT alternative berbasis online sudah disahkan Direktorat Jenderal Pajak  (DJP) dengan surat keputusan nomor KEP-193/PJ/2015.

Dalam pelaksanaanya adanya manfaat yang diberikan online pajak terhadap e-filing yang mempermudah seorang wajib pajak badan ketika hitung setor dan lapor pajak serta mengelola administrasi perusahaan di satu aplikasi.

 

6. Batas Waktu Pelaporan Pajak Online Badan

Seperti juga lapor pajak badan secara manual, batas waktu lapor pajak online  juga mengikuti batas waktu penyampaian SPT pada umumnya.

  • SPT mas PPN

Memiliki batas atas waktu pelaporan SPT masa PPN yakni  setiap akhir bulan berikutnya (tanggal 30 atau 31).

  • SPT masa PPh

Memiliki batas waktu pelaporan SPT masa PPh yakni tanggal 20 bulan berikutnya.

  • SPT tahunan Badan

Memiliki Batas akhir pelaporan SPT tahunan Badan ialah setiap tanggal 30 April atau 4 bulan setelah perusahaan tutup buku.

 

7. Denda Keterlambatan Lapor SPT Online

Total denda yang ditetapkan jika wajib pajak terlambat lapor SPT online baadn sama dengan total denda yang ditetapkan untuk wajib pajakk yang telat lapor pajak secara manual yakni :

  • SPT masa PPh

Total denda : Rp 100.000

  • SPT masa PPN

Total denda : Rp 500.000

  • SPT tahunan Badan

Total denda : Rp 1.000.000

 

 

Kelebihan E-Filing dengan Online Pajak

7 Hal yang Harus Diketahui Sebagai Wajib Pajak Badan

Kesimpulan:

Dapat disimpulkan secara ringkas bahwa ada y hal yang harus di ketahui sebelum efiling pajak online yakni :

  1. E-filing ialah sebuah cara penyampaian SPT secara elektronik atau online tanpa harus datang ke KPP
  2. Semua PKP yang membuat e-faktur wajib melakukan e-filing SPT tahunan badan.
  3. Semua SPT badan yang mempunyai file CSV bisa dilaporkan dengan e-filing pajak kecuali PPh Pasal 25 yang tidak mempunyai file
  4. Sebelum malakukan e-filing pajak online, wajib pajak badan harus memiliki EFIN perusahaan dulu dan menyiapkan file CSV SPT yang akan dilaporkan.
  5. Online pajak merupakan sebuah perangkat aplikasi e-feling pajak online gratis dan sudah disahkan oleh DJP
  6. Batas waktu lapor pajak online sama dengan lapor pajak manual
  7. Denda untuk keterlambatan juga sama dengan denda keterlambatan lapor pajak manual.

Sekianlah tadi penjelasan mengenai 7 Hal yang Harus Diketahui Sebagai Wajib Pajak Badan semoga penjelasa di atas bisa membantu anda. Terimakasih atas kunjunganya

 

Kunjungi Artikel Terbaru :

  1. Unsur Unsur dan Fungsi Pajak Menurut Para Ahli
  2. 23 Objek Pajak Penghasilan PPh dan PPh Final beserta Contoh
  3. [Lengkap] 3 Sistem Pemungutan Pajak di Indonesia
  4. [Lengkap] 13 Penghasilan Tidak Termasuk Objek Pajak Penghasilan
  5. 15 Keuntungan Memiliki NPWP dan Jenis Dokumen yang diperlukan
  6. 3 Contoh Soal, Tarif dan Perhitungan PPh Pasal 23

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *