5 Teori Perilaku Produsen [Pengertian, Tujuan dan Permasalahan]

Khanfarkhan.com – pada judul artikel kali ini saya akan membahas mengenai teori perilaku produsen, sebelum masuk kedalam  pembahasan baiknya harus mengetahui terlebih dahulu apa arti dari produsen.

Produsen adalah seseorang yang menghasilkan barang atau jasa untuk di pasarkan atau  dijual. Secara ringkas yaitu usaha untuk menciptakan dan meningkatkan nilai suatu barang atau jasa demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Yang terjadi dalam Ekonomi Makro mengenai perilaku seorang produsen yaitu tentang permasalahan ketika produsen menggunakan sumber daya yang guna meghasilkan atau  menyediakan produk yang memiliki nilaii bagi konsumenya.

 

Pengertian Teori Perilaku Produsen

Teori perilaku Produsen merupakan sebuah teori menjelaskan mengenai perilaku produsen dalam menghasilkan produk yang mencapai efesiensi dalam kegiatan produksinya.

Produsen berusaha supaya menghasilkan produksinya  dengan sebaiik-baiknya dengan mengatur penggunaaan faktor produksi yang paling efesien.

5 Teori Perilaku Produsen [Pengertian, Tujuan dan Permasalahan]

Seorang produsen dapat dilihat dari sejauh mana sebuah entitas atau perusahaan dalam memmproduksi kebutuhan-kebutuhan  konsumenya, ketika dalam pengambilan keputusan tentang seberapa banyak peralatan produksi dan jumlah tenaga kerja untuk memenuhi permintaan konsumen-konsumenya.

 

5 hal termasuk Kegiatan Produksi

Hal-hal yang termasuk dalam kegiatan  produksi yakni :

  • Transportation, ialah kegiatan memindahkan barang dari suatu tempat ke tenpat lainya
  • From Changing activite, ialah kegiatan mengubah bentuk dari suatu barang.
  • Storage ialah menyimpan sebuah barang yang dipakai untuk masa yang akan dating.
  • Merchandishing, yaitu memperdagangkan sebuah barang supaya sampai ke tangan konsumenya yang membutuhkan.
  • Personal service. Yaitu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang yang kemudian orang lain mengakui keberadaanya.

Baca Juga :

  1. 10 Jenis Strategi Pemasaran Produk [Lengkap]
  2. 10 Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Suatu Barang
  3. 5 Peran dan Manfaat Pasar Modal dalam Perekonomian

 

Tujuan Kegiatan dalam Produksi

Di dalam kegiatan produksi sendiri terdapat beberapa tujuan yang harus dicapai yakni sebagai berikut :

  • Untuk menghasilkan barang demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan konsumenya.
  • Untuk mendapatkan laba sebanyak mungkin
  • Untuk memaksimalkan sumber daya yang di miliki.
  • Untuk meminimalkan biaya produksi.
  • Untuk mencara tambahan modal.

 

Analisis Teori Produsen

Ada dua hal pada saat menganalisis teori produsen yakni sebagai berikut :

1. Produksi jangka pendek, yaitu suatu perusahaan yang memiliki input tetap dalam menentukan berapa banyaknya total input variable yang harus di pakai dalam kegiatan produksi.

Untuk membuat suatu keputusan seorang pengusaha akan memperhitungkan seberapa besar dampak penambahan input variable terhadap seoarng pengusaha akan memperhitungkan seberapa besar dampak penambahan input variable terhadap produksi total.

Sebagai pengusaha pada saat melakukan proses produksi agar mencapai tujuan yang diinginkan harus menentukan dua macam keputusan yaitu sebagai berikut :

  • Berapa banyak output yang harus diproduksi
  • Berapa dan dalam kondisi apa faktor-ffaktor produksi (input) dipaka.

 

2. Produksi jangka panjang, yaitu bahwa dalam proses produksi tidak dapat diukur dengan waktu tertentu misalnya 5 tahun 20 tahun dan selanjutnya.

Jangka input yang dipergunakan untuk proses produksi bersifat variable. Dengan arti lain, dalam jangka panjang tidak ada input yang tetaap.

Terdapat tiga aspek dalam proses produksi yakni sebagai berikut :

  • Memperhatikan kuantitas pelayanan yang baik atau
  • Sebuah bentuk pelayanan yang baik atau diciptakan.
  • Distribusi temporal dan barang atau jasa yang dihasilkan.

Dalam pelaksaaanya ada dua asumsi untuk menyederhanakan pembahasan secara teoritis, dalam menentukan keputusan yakni sebagai berikut :

  • Produsen atau pengusahan selalu berusahan mencapai keuntungan yang semaksimum mungkin.
  • Produsen atau pengusahan beroprasi dalam pasar persaingan sempurna.

 

Pemasalahan seorang Podusen

Permasalahan yang terjadi oleh seoarng produsen ialah bagaimana dengan adanya yang terbatas bisa menciptakan barang dengan kuantitas dan kualitas yang cukup baik.

Berikut saya akan menjelaskan peran penting seoarang produsen yakni :

  • Produsen meenjadi seorang manajer yang mengkordinasikan faktor-faktor produksi baik tenaga kerja tanah, sumber daya alam, capital atau, modal, bahan baku dan entrepreneur atau juga keahlian yang dimiliki dalam meayrakat
  • Mempunyai inisiatif dan daya kreatif yang tinggi untuk berinovasi baru termasuk dalam IPTEK
  • Mengambil keputusan kebijakan dalam kegiatan bisnis.
  • Mampu menganalisis kondisi ekonomi secara makro yang sedang berlangsung.
  • Kemampuan seorang produsen untuk memilih:

WHAT  barang apa yang akan diproduksi

HOW  – bagaimana cara  paling efesien untuk membuat barang tersebut.

WHO  – siapa yang terjun langsung maupun tidak langsung dalam proses produksi.

WHOM – untuk siapa barang tersebut diproduksi

Dengan adanya hal ini diharapkan seorang produsen mampu mempunyai kepekaan dalam melihat pasar yang paling menguntungkan..

 

Jenis Jenis Produk Podusen

Ada beberapa jenis-jenis produk produsen yakni sebagai berikut :

  • Produk Total

Produk total merupakan faktor variable pprooduksi yang mendefinisikan otput yang mungkin menggunakan berbagai tingkat input variable.

  • Produk Fisik Rata-rata

Produk ini merupakan total produksi dibagi dengan total input variable yang digunakan.

  • Produk Fisik Marjinal

Produk ini berasal dari sebuah input variable yaitu perubahan total output yang disebabkan oleh perubahan satu unit pada input variable.

Sekianlah pembahasan dari saya mengenai 5 Teori Perilaku Produsen [Pengertian, Tujuan dan Permasalahan] seomoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi anda, terimakasih.

 

Kunjungi Artikel Lainya :

  1. 8 Faktor yang Mempengaruhi Penawaran serta Permintaan Barang dan Jasa
  2. 4 Trik Cepat Menentukan Targer Pasar Potensial Suatu Bisnis
  3. Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh Pasar Persaingan Sempurna [Kelebihan dan Kekurangan]
  4. Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri dari Pasar Monopolistik

Please rate this

Tinggalkan komentar