Jenis – Jenis dan Contoh Usaha [Bisnis] Waralaba Di Idnonesia Terlengkap

3 min read

Jenis dan Contoh Usaha Waralaba –  Kembali lagi dengan saya, kali ini saya akan mengulas tentang Waralaba, ada tiga jenis waralaba menurut IFA mungkin teman-teman ada yang belum memahami tentang waralaba ini. Nah, lansung saja simak penjelasan berikut ini.

Didalam sebuah hubungan kerja yang mempunyai kontrak diantara penerimanya (franchise) pemiliki modal (franchisor) itu disebut dengan usaha waralaba. Biasanya dalam pelaksanaanya bisnis  waralaba yakni kegiatan pertukaran uang dengan sebuah kontrak supaya bisa melaksannakan bisnis tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Terdapat sebuah alasaan pemilik waralaba memilik suatu alasan tersendiri dan penerima biasanya ingin berbagi brand yang sama, tetapi keduanya tidak mempunyai hubungan satu sama lain.

Terjadinnya hal ini karena tugas dari franchise dalam menjual produk atau jasa sesuai dengan ketentuan franshisor, sedangkan dalam mengembangkan bisnis waralabanya tugas dari franshisor

 

Jenis – Jenis Waralaba dan Contohnya

Di negara indonesia terdapat usaha waralaba yakni seperti usaha pendidikan, usaha makanan, dan jasa lainya. Pada umumnya waralaba ini terbagi menjadi tiga antara lain:

 

A. Waralaba menurut Kriteria atau Produk yang Ditawarkan

1. Waralaba Produk

Produk yang ditawarkan yakni  berupa makanan.Contohnya: Mc Donald, KFC, Kebab Turki dan jennis lainya

2. Waralaba Jasa

Jasa yang ditawarkan yakni berupa layanan jasa. Misalnya: pendidikan, jasa sewa vidio dan foto, dan jasa agen perjalanan atau travel. Contoh dari jenis ini seperti bimbingan belajar hafalan dan aliago travel

3. Waralaba gabungan

Untuk jenis waralaba gabungan usaha yang ditawarkan yakni produk yang digabungkan maksudnya produk yang ditawarkan yakni barang dan jasa.

3 Jenis Waralaba Menurut: Kriteria, Asal dan IFA (Lengkap)

 

 

B. Waralaba Menurut Asalnya

1. Waralaba berasal dari luar negeri

Masyarakat sangat cenderung menyukai Waralaba dari luar negri, alasanya dengan sistem yang berlaku lebih jelas, merek-merek perusahaan yang sudah didapat oleh orang-orang di seluruh funia, lain hal juga waralaba ini dinilai lebih bergengsi.

2. Waralaba berasal dari dalam negeri

Waralaba dari dalam negeri ini menjadi pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin menjadi seorang pengusaha dengan cepat, tetapi orang tersebut tidak mempunyai pengetahuan cukup terhadap awal dan kelanjutan usaha oleh pemilik waralaba.

Contoh: restoran cepat saji

 

Lihat Juga : Fungsi, Manfaat dan 7 Jenis Produk Pasar Modal Bagi Investor 

 

C. Waralaba menurut IFA

Ada empat  jenis waralaba dalam Internasional Franchise Assocoatio (IFA) yang sering dipakai negara amerika serikat yakni sebagai berikut:

1. Product Franchise

Secara umum dalam jenis waralaba ini pihak produsen mempunyai hak untuk mengontrol secara keseluruhan terhadap detail yang mendistribusikan produknya. Didalam sebuah kontrak yang sudah disetujui bersama oleh kedua pihak, yang berisikan tujuan bahwa produsen memperbolehkan pemilik toko untuk bisa memakai merek dan hak ciptanya.

Pemilik toko mempunyai kewajiban untuk membayar dengan sejumlah uang supaya bisa mendapatkan hak tersebut, artinya bahwa supaya bisa membeli sejumlah produk yang menjadi kualifikasi waralaba.

Contohnya dari jenis waralaba ini yakni sebuah bengkel motor dan pemiliki bengkel tersebut menjual ban, oli,dan orderdil motor lainya, dimana dari hasil penjualan tersebut biasanya produsen jika akan menerima laba yang lebih besar jika dibandingkan dengan penjualnya.

 

2. Manufacturing Franchise

Untuk jenis waralaba ini, untuk setiap badan usaha yang memprodukssi produk akan diberikan hak, lalu pada akhirnya akan dijual kembali kebada masyarakat umum dengan sebuah syarat yakni memakai dagang dan merek waralaba. Seringnya untuk jenis waralaba Manufacturing Franchise bisa ditemukan dalamm industri makanan dan minuman.

Contohnya yakni jika seseorang ingin membuka suatu pabrik coca cola. Hanya dengan mendapatkan hak dari perusahaan coke itu lah hal yang harus dilakukan supaya bisa memakai namanya dan hak ciptanya.

Kemudian langkah selanjutnya orang tersebut harus membangun suatu pabrik coca cola company yang akan menjula ekstra coke dimana untuk bahan bakunya harus dijaga dan dirahasiakan.

Dalam hal lain juga anda mempunyai hak untuk mencampur semua bahan yang diserahkan dan mengemasnya menjadi produk akhir lalu siap untuk diperjualbelikan.

3 Jenis Waralaba Menurut: Kriteria, Asal dan IFA (Lengkap)

 

3. Business Opportunity Ventuters

Jenis waralaba ini mengharuskan kepada pemilik bisnis agar membeli dan mendistribusikan produk-produk dari sebuah  perusahaan tertentu. Sebuah perusahaan juga dapat menyediakan pelanggan dan rekening bagi pemilik bisnis.

Dalam ketentuanya, pemilik bisnis  diwajibkan membayar biaya atau prestasi sebagai kompensasinya untuk bukti timbal balik. Contohnya yakni pengusaha mesin-mesin penjualan otomatis dan juga distributorship.

 

Lihat Juga : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Bentuk Badan Usaha [Contohnya]

 

4. Business Format Franchising

jenis waralaba ini ialah waralaba yang bisa dikatakan waralaba yang terkenal dalam proses pelaksanaanya. Bisa dikatakan bahwa perusahaan memiliki metode dalam hal pemberian pilihan berupa bisnis kepada pemilik bisnis dengan memakai nama dan merek dagang dari perusahaan.

Umumnya pihak perusahaan akan memberikan beberapa bantuan terhadap pemiliki bisnis dengan membayar biaya atau royalti. Akan tetapi perusahaan juga terkadang mewajibkan pemilik bisnis supaya membeli persediaan dari perusahaan.

Dari jenis waralaba ini akan menetapkan integritas bisnis supaya  lebih menyeluruh dan lenngkap, untuk proses mendistribusikan produk dan jasa franchisor oleh pihak franchise dibawah hak cipta  dari pihak franchisor serta penerapan untuk format dan prosedur yang sudah ditetapkan dari  pihak franshisor dalam sebuh bisnis.

Berikut ini terdapat beberapa syarat  dan ketentuan dalam melaksanakan sebuah bisnis yang tercantum untuk penyajian yang mengikat secara hukum yakni:

  1. Nama Franchisor
  2. Produk dan Jasa
  3. Prosedur
  4. Standar Operation Procedure (SOP) dan Panduan
  5. Sistem Pemasaran
  6. Fasilitas Pendukung

Jenis waralaba business franchising ialah yang paling terpopuler untuk jenis waralaba ini dimana selalu menjadi rekomondasi untuk sebuah penawaran waralaba.

Contoh : sebuah perusahaan memakai waralaba dengan jenis business format franchising yakni seperti MC Donald’s, Starbucks Coffe, Dunkin Donuts dan juga KFC

Sebagaiknya harus mempertimbangkan beberapa hal berikut  ini dalam pemilihan jenis waralaba yang akan dipakai:

  1. Lokasinya
  2. Syarat dan ketentuanya
  3. Sistem dan produknya
  4. Peluang kesuksesanya
  5. Harga

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai 3 Jenis Waralaba Menurut: Kriteria, Asal dan IFA semoga dengan apa yang sudah saya jelaskan diatas dapat dipahami dan terimakasih atas kunjunganya

 

Kunjungi Juga :

  1. Pengertian dan Contoh Kegiatan Konsumsi, Distribusi dan Produksi
  2. Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri dari Pasar Monopolistik
  3. Pengertian dan Jenis-Jenis Inkaso Beserta Prosedur dan Mekanisme
  4. Pengertian Tujuan dan 8 Sumber Keuangan Negara [Contoh]

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *