3 Contoh Transaksi Buku Besar Pembantu Piutang Perusahaan Dagang

3 min read

3 Contoh Transaksi Buku Besar Pembantu Piutang Perusahaan Dagang

Khanfarkhan.com – Buku besar pembantu ini sangatlah dibutuhkan jika perusahaan dagang telah mempunyai banyak transaksi dengan perusahaan yang menimbulkan transaksi seperti utang dan piutang.

Perusahaan menjadi lebih mudah mendapatkan informasi dengan adanya buku besar pembantu piutang, informasi tersebut  tentang adanya piutang perusahaan yang bersangkutan. Maka pada pembahasan kali ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai Contoh transaksi buku besar pembantu piutang perusahaan dagang .

 

Cara Mencatat Transaksi ke Buku Besar Pembantu Piutang

Pada dasarnya cara pencataan kedalam buku besar pembantu utang dan piutang sama saja, akan tetapi yang menjadi pembeda ialah dari objek yang meminjam/dipinjam, apabila buku pembantu utang ini mencatat pihak kepada siapa perusahaan mempunyai hutang, namun untuk buku besar pembantu piutang hanya mencatat pihak yang meminjam kepada perusahaan.

Dalam pencatatan buku besar pembantu piutang terdapat sumber bukti transaksi yang terdiri dari :

  1. Faktur penjualan
  2. Bukti penerimaan kas, untuk bukti penerimaan tagihan (piutang)
  3. Nota debet/kredit, menjadi bukti retur penjualan dan bukti pengeluaran harga

 

Baca Juga: Contoh Soal Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang Lengkap

 

Contoh Transaksi Buku Besar Pembantu Piutang

Berikut ini sebagai contoh ilustrasi ialah data kegiatan dari HARD Advesrting pada bulan Juli 2018

1. Data piutang kepada kreditor pada tanggal 1 Juli 2018

NO

Debitur

Jumlah

1.

PD JAYA SANTOSO Rp. 6.000.000,00

2.

PD JAYA SAKTI Rp. 7.700.000,00
Jumlah piutang Rp. 13.700.000,00

 

2. Transaksi HARD Adversting pada bulan Juli 2018 yang terjadi diantaranya yakni :

Tgl

Faktur Debitur

Jumlah

Juli

2017

5 No. S-06 PD SINAR  NUSANTARA Rp. 4.300.000,00
12 No. S-07 PD SINAR JAYA Rp. 5.500.000,00
24 No. S-08 PD SINAR DIAN Rp. 5.700.000,00
Jumlah penjualan kredit bulan Juli 2018  Rp. 15.500.000,00

 

3. Penerimaan piutang dari debitur

Tgl

Bukti kas Debitur

Jumlah

Juli

2017

4

No. M-705 PD JAYA SANTOSO

Rp. 6.000.000,00

10

No. M-709 PD JAYA SAKTI

Rp. 7.700.000,00

14

No. M-715 PD SINAR JAYA

Rp. 3.000.000,00

27

No. M-724 PD SINAR DIAN

Rp. 4.000.000,00

Total piutang diterima dalam Bulan Juli 2018

Rp. 20.700.000,00

Pencatatan data diatas, yakni sebagai berikut :

  1. Piutang pada tanggal 1 Juli 2018 sebanyak Rp 13.700.000,00 dicatat di sisi debet akun piutang usaha dalam buku besar. Rincianya dicatat di buku besar pembantu piutang
  2. Seluruh faktur penjualan di catat dalam buku jurnal dengan akun piutang usaha sebanyak Rp 700.000,00 pada tanggal 31 Juli 2018. Semua transaksi faktur penjualan juga dicatatnya di buku pembantu piutang yakni mendebet rekening debitur yang bersangkutan.
  3. Semua bukti penerimaan kas dari debitur dicatat ke dalam jurnal penerimaan kas. Pada tanggal 31 Juli 2018 akun piutang usaha pada buku jurnal tersebut di kredit (karena mengurangi piutang) sebesar Rp 20.700.000 dicatat juga ke masing-masing bukti penerimaan kas, melalui cara mengkredit debitur yang bersangkutan.

Dari transaksi pencatatan diatas sehingga bisa dibentuk buku besar pembantu dibawah ini :

 

HARD ADVERTISING
BUKU BESAR

Akun : Piutang Usaha                                                                                         No. 112

Tgl

Keterangan Ref DEBET KREDIT SALDO
DEBET

KREDIT

2017

Juli

1

Saldo 12.100.000

31

Posting JPn-1 15.500.000 27.600.000

31

Posting JKM-1 20.700.000   6.900.000

Keterangan akun piutang usaha diatas

  1. Dalam kolom referensi (Ref) ditulis JPn-1 dan JKM-1, maksudnya transaksi tersebut dicatat dalam jurnal khusus yakni jurnal penjuaalan (Jpn) pada halaman 1 dan buku jurnal penerimaan kas (JKM) pada halaman 1 juga.
  2. Pada tanggal 31 Juli 2018 akun piutang usaha menunjukan saldo debet sebesar Rp 6.900.000,00. Dari total saldo tersebut harus menunjukan kesamaan dengan total piutang yang ada pada buku pembantu piutang di tanggal yang sama.

 

Baca Juga :

  1. Pegertian, Manfaat serta Contoh Buku Besar Pembantu Utang dan Piutang
  2. Pengertian dan Contoh Buku Besar bentuk T , Skontro serta Stafell
  3. Contoh Soal beserta Pengertian Jurnal Penjualan dan Pembelian

 

Buku Besar Pembantu Piutang

HARD ADVERTISING
BUKU PEMBANTU PIUTANG

 

Nama Debitor. PD JAYA SANTOSO                                                                        File: DS-01

Tgl

Keterangan Ref DEBET KREDIT SALDO
DEBET

KREDIT

2017

Juli

1 Saldo 6.000.000
4 Bukti No.M-705 JKM-1 5.000.000 1.000.000

 

Nama Debitor. PD JAYA  SAKTI                                                                        File: DB-01

Tgl

Keterangan Ref DEBET KREDIT SALDO
DEBET

KREDIT

Juli

2017

1 Saldo 7.700.000
4 Bukti No.M-709 JKM-1 7.700.000

 

Nama Debitor. PD SINAR NUSANTARA,                                                       File: DN-01

Tgl

Keterangan Ref DEBET KREDIT SALDO
DEBET

KREDIT

2017

Juli

1 Saldo 4.300.000
5 Faktur No. S-06 JPn-1 4.300.000

 

Nama kreditor: PD SINAR JAYA,                                                                        File. DJ-01

Tgl Keterangan Ref DEBET KREDIT SALDO
DEBET KREDIT
2017

Juli 1

1 Saldo
12 Faktur No. S-07 JPn-1 5.500.000 5.500.000
14 Bukti No. M-715 JKM-1 3.000.000 2.500.000

 

Nama kreditor: PD DIAN THEATER                                                                     File. DD-01

Tgl Keterangan Ref DEBET KREDIT SALDO
DEBET KREDIT
2017

Juli

1 Saldo
24 Faktur No. S-08 JPn-1 5.700.000 5.700.000
14 Bukti No. M-724 JKM-1 4.000.000 1.700.000

 

Baca Juga: Pengertian Jenis dan Contoh Soal Piutang Wesel dalam Akuntansi

 

Penyusunan Daftar Saldo Piutang

Sesuai dari data buku pembantu piutang pada tanggal 31 Juli 2018 di atas diterima daftar saldo piutang pada jurnal dibawah ini.

 

MINI ADVERTISING
DAFTAR SALDO PIUTANG
Tanggal 31 Juli 2018

Nomor NAMA DEBITOR SALDO
1 PD SINAR MOTOR RP.1.000.000,00
2 PT BUANA FILM
3 PT NUSANTARA RP. 4.300.000,00
4 PD JAYA RP. 2.500.000,00
5 DIAN THEATER RP. 1.700.000,00
TOTAL RP. 9.500.000,00

Total saldo piutang yang berada di daftar  saldo menunjukan total yanng seimbang antara akun piutang dan juga buku pembantu piutang pada tanggal 31 Juli 2018 sebesar Rp 9.500.000,00

 

Pencatatan Selisih Saldo akun Piutang

Munculnya selisih dalam saldi akun piutang usaha dengan total buku pembantu piutang biasa disebabkan oleh kesalah berikut ini:

  1. Kesalahan mencatat kedalam buku jurnal
  2. Kesalahan mencatat kedalam buku pembantu piutang

Maka haruslah dibuat yang namanya jurnal koreksi dalam jurnal umum bila terjadi kesalahan pencatatan. Lalu kemudian perbaiki kesalahan tersebut dengan mendebet atau bisa juga mengkredit rekening debitur yang bersangkutan.

Apabila terjadi kesalahan pencatatan, maka harus dibuatkan jurnal koreksi yang dibuat dalam jurnal umum. Selanjutnya kesalahan tersebut harus dibetulkan juga dalam buku

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai 3 Contoh Transaksi Buku Besar Pembantu Piutang Perusahaan Dagang semoga dengan penjelasan diatas akan mempermudah anda. Terimakasih atas kunjunganya

Kunjungi Juga :

  1. Contoh dan Tujuan Laporan Perubahan Ekuitas Perusahaan Jasa
  2. Definisi dan 2 Manfaat Harga Pokok Penjualan (HPP)
  3. Pengertian, Jenis dan Manfaat Jurnal Khusus dalam Akuntansi
  4. Pengertian dan Contoh Pasar Oligopi serta [Keunggulan dan Kelemahan]

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *