3 Contoh Soal, Tarif dan Perhitungan PPh Pasal 23

3 Contoh Soal, Tarif dan Perhitungan PPh Pasal 23

Khanfarkhan.com – Tentunya anda sudah mengetahui PPh pasal 23  itu menjelaskan tentang apa, saya tidak akan menjelaskan kembali karena dalam kesempatan kali ini saya lebih menjelaskan mengenai tarif dan perhitungan pph pasal 23.

Tarif dan Perhitungan PPh Pasal 23

A. Sebesar 5% untuk:

  1. Royalti
  2. Bunga termasuk premium, diskonto, dan imbalan sehubungan dengan jaminan penghasilan dari utang.
  3. Deviden
  4. Hadih, bonus, penghargaan dan sejenisnya selain yang sudah dipotong pajak Pajak Penghasilan yang sudah ditetapkan dalam pasal 21 ayat (1) huruf e

B. Sebesar 2% untuk:

  1. Sewa dan penghasilan lain terhadap penggunaan harta, kecuali untuk sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta yang sudah dikenakan pajak penghasilan berdasarkan pasal 4 ayat (2).
  2. Sebuah imbalan berkaitan dengan jasa teknik, jasa kontruksi, jasa konsultan, jasa manajemen dan jasa lain selain dari jasa yang sudah dipotong Pajak Penghasilan dijelaskan dalam pasal 21.

 

Catatan:

“Untuk wajib pajak yang mendapatkan penghasilan tersebut tidak mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), besarnya tarif pemotongan ialah lebih tinggi 100% dari tarif yang sesungguhnya”

 

Contoh soal 1

PT Andara (perusahaan penerbit) membagikan deviden secara tunai pada tanggal 1 Mei 2016 kepada:

  • Tuan Andi, jumlah, penyertaan 15%, jumlah devide yang diterima sebesar Rp 8.000.000
  • PT Ambon, jumlah penyertaan 20%, jumlah deviden yang diterima sebesar Rp 10.000.000
  • PT Hilo, jumlah penyertaan 30%, jumlah deviden yang diterima sebesar Rp 15.000.000
  • Bank BNI (BUMN), jumlah penyertaan 32%, jumlah deviden yang diterima sebesar Rp 17.000.000
  • Bank Mandiri (BUMN), jumlah penyertaan 22%, jumlah deviden yang diterima sebesar Rp 11.000.000

Selain itu juga pada bulan juni 2016 membagikan royalti kepada penulis:

  • Tuan Bagus (memiliki NPWP) sebesar Rp 20.000.000
  • Tuan Andara (tidak memiliki NPWP) sebesar Rp 15.000.000
  • Tuan Eben (mempunyai NPWP) sebesar Rp 32.000.000

Diminta:

  1. Hitunglah PPh pasal 23 yang dipotong oleh PT Andara atas pembagian deviden
  2. Hitunglah PPh pasal 23 yang dipotong oleh PT Andara atas pembagian royalti

 

Baca Juga : Syarat Wajib dan Tata Cara dalam Pemungutan Pajak

 

Jawab Contoh 1:

1. PPh Pasal 23 yang dipotong PT Andara atas pembayaran deviden:

Tuan Andi            15% x Rp 8.000.000          = Rp 1.200.000

PT Ambon                                                     = Rp       –

PT Hilo                  15% x Rp 15.000.000       = Rp 2,250.000

Bank BNI              15% x Rp 17.000.000        = Rp 2.550.000

Bank Mandiri                                                  =     –                 +

                Jumlah PPh psl 23 yg dipotong   = Rp 6.000.000

 

1. PPh Pasal 23 yang dipotong PT Andara atas pembayaran Royalti yakni :

Tuan Bagus         15% x Rp 20.000.000                                        = Rp 3.000.000

Tuan Andara       15% x Rp 15.000.000 + 100%                           = Rp 4.500.000

Tuan Eben           15% x Rp 32.000.000                                        = Rp 4.800.000   +

                Jumlah PPh Psl 23 yg dipotong                                    = Rp 12.300.000

 

Contoh soal 2

PT AXIOMA memiliki investasi berupa obligasi di PT ASA dan memiliki simpanan deposito di Bank Panin, hasil yanng didapat berupa bunga dari :

  1. PT ASA sebesar Rp 10.000.000
  2. Bank Panin sebesar Rp 15.000.000

Diminta :

Hitunglah PPh Pasal 23 yang dipotong PT ASA dan Bank Panin atas bunga yang diterima PT Axioma

Jawab Contoh 2:

PPh Pasal 23 penerimaan bunga yang dipotong oleh :

PT ASA                  15% x Rp 10.000.000                        = Rp 1.500.000

Bank Panin                                                                       = Rp      –               +

                Jumlah PPh psl 23 yang dipotong                  = Rp 1.500.000

 

Contoh soal 3

Tuan Halim sebagai anggota koperasi jati negara mendapatkan Sisa  Hasil Usaha (SHU) Rp 800.000 dan juga mendapatkan bunga atas simpanan sukarela sebesar Rp 1.200.000. Selain itu juga Tuan Halim di bulan ini mendapatkan hadiah sebesar Rp 25.000.000 dari PT Mandala dan Tuan Halim tidak memiliki NPWP.

Diminta :

Hitung PPh pasal 23 yang dipotong Koperasi dan PT Mandala atas penerimaan oleh Tuan Halim

Jawab Contoh 3 :

PPh pasal 23 yang seharunya dibayar oleh Tuan Halim, dipotong oleh :

Koperasi Jati Negara :

  • Sisa Hasil Usaha
  • Bunga : 15% x Rp 1.200.000 + 100%           = Rp  360.000

PT Mandala        15% x Rp 25.000.000 + 100%      = Rp 7.500.000  +

                Jumlah PPh psl 23 yang dipotong           = Rp 7.800.000

Demikianlah tadi penjelasan mengenai 3 Contoh Soal, Tarif dan Perhitungan PPh Pasal 23 semoga dengan penjelasan saya di atas akan membantu anda dalam mengerjakan kasus tersebut.

 

Kunjungi Juga :

  1. 7 Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Indonesia
  2. Sistem Pemungutan Pajak di Indonesia [Lengkap]
  3. Syarat Wajib dan Tata Cara dalam Pemungutan Pajak
  4. 10 Point Penjelasan Standar Auditing PSA.01 (SA Seksi 150)

Please rate this

Tinggalkan komentar