10 Macam Jenis Strategi Pemasaran Produk [Lengkap]

2 min read

10 Jenis Strategi Pemasaran Produk [Lengkap]

Macam – Macam Strategi Pemasaran – Menciptakan hubungan yang baik antara dengan menjaga dan melayani pelanggan merupakan sebuah kunci sukses dalam pemasaran.

Bisa anda bayangkan apabila terdapat pelangga yang ingin mengenal produk anda, justru anda di acuhkan oleh si penjaga toko, bagaimana perasaan anda pastinya anda langsung meninggalkan toko tersebut.

Belajarlah untuk menjadikan konsumen sebagai rekan bisnis yang baik sehingga konsumen merasa dekat secara emosional dengan begitu bisa saja konsumen menjadi loyal kepada produk kita.

 

Jenis Strategi Pemasaran Produk

Dalam Penjelasan kalai ini saya akan menjelaskan mengenai teknik dari pemasaran produk baik dengan tujuan perusahaan bisa memperoleh keuntungan yang optimal.

 

1. Tentukan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan

10 Macam - Macam Jenis Strategi Pemasaran Produk [Lengkap]

Hal pertama yang harus dilakukan yakni mengetahui kebutuhan konsumen dengan cara melakukan riset pemasaran dulu.

Yakni dengan melakukan pengamatan dan pengumpulan informasi sederhana mengenai produk dan jasa apa yang diperlukan, lalu kapan produk/jasa dibutuhkan, siapa saja yang membutuhkan produk dan berapa banyaknya, dengan melakukan survey atau menyebarkan kuisioner kepada masyarakat

 

2. Pilihlah Pasar Sasaran

10 Macam - Macam Jenis Strategi Pemasaran Produk [Lengkap]

Terdapat 3 jenis pasar sasaran khusus yakni sebagai berikut :

a. Pasar Individual

Pasar ini merupakan pasar yang memberikan sebuah layanan untuk memenuhi seluruh kebutuhan secara invidual, (Baca selengkapnya di pasar monopolistik dan oligopi)

b. Pasar Khusus

Pasar khusus ini memberikan pelayanan terhadap konsumen tertentu, seperti petani, pegawai, pedagang dll. Jenis pasae ini sangatlah pantas untuk jenis perusahaan kecil. (Baca selengkapnya di pasar persaingan sempurna)

c. Pasar tersegmentasi

Jenis pasar ini menyediakan palayanan yang khusus kelas konsumen tertentu, seperti pelanggan dengan pendapatan tinggi, berpenpatan sedang dan juga berpendapatan rendah.

Selain itu konsumen juga dikelompokan sesuai geografis (desa, kota), demografis (usia, jenis kelamin, pendapatan, tingkat pendidikan) dan juga kelas/tingkat sosial, faktor perilaku serta gaya hidup.

 

3. Tetapkan Posisi Pasar

Sesudah segmentasi pasar ditentukan, yang selanjutnya harus dilakukan yakni menentukan posisi yang akan ditempati segmen tersebut.

Maksud dari menetapkan segmen pasar yakni menentukan produk ditempat yang lebih jelas, dan memiliki karakteristik (keunggulan) sehingga bisa menimbulkan hasrat mengenai produk itu dalam pemikiran konsumen dibandingkan produk sejenis lainya.

 

4. Penetapan Strategi Penjualan dalam Persaingan

Sebagai startegi dalam pengelolaan perusahaan, seharusnya perusahaan sudah siap untuk menjalankan bauran.

Maksud dari bauran ialah sebuah kombinasi diantara penawaran produkk, penetapan harga, metode promosi dan juga siste distribusi untuk menjangkau kelompok konsumen tertentu.

 

5. Tentukan Strategi Penjualan yang paling Baik

Dengan menentukan strategi dan menempatkan keempat bauran pemasaran, harga, promosi, produk dan distribusi tadi.

 

Lihat Juga :

  1. Pengertian, Ciri-Ciri Serta Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopoli
  2. Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri dari Pasar Monopolistik

 

Tahapan Program Penjualan

Pada saat akan melakukan program penjualan harus lah dilakukan melalui tahapan berikut ini :

1. Persiapan Sebelum Penjualan

Dalam tahap ini kegiatan yang dilakukan yakni dengan membekali tenaga penjualan dengan sebuah definisi produk yang akan dipasarkan, menjelaskan pasar yang akan dituju dan juga teknik penjualan. (Baca Selengkapnya di Pengertian Ekuitas (Equity) Serta 5 Jenis dan Contohnya)

 

2. Penentuan Lokasi Pembeli Potensial

Dalam tahap kegiatan ini segmen pasar yang menjadi sasaran harus ditentukan. Karena dalam tahap ini kita sudah menyusun daftar pembeli dan juga pembeli potensial.

 

3. Pendekatan Pendahuluan

Hal in sangat wajib untuk dilakukan sebelum melaksanakan penjualan yakni dengan mengetahui mengenai kriteria calon pembeli. Ada beberapa informasi yang perlu di kumpulkan misalnya kesukaan konsumen, kegemaran konsumen serta produk apa yang saat ini  sedang dipakai dan seperti apa reaksinya, hal tersebut merupakan pendekatan pendahuluan mengenai pasarnya. (Baca Selengkapnya di Pengertian Stock Opname)

 

4. Melakukan Penjualan

Yakni dengan menciptakan sebuah hubungan emosional terhadap konsumen dan mempengaruhi mereka dalam mencapai tujuan akhir yaitu pembelian.

 

5. Pelayanan Sesudah Penjualan (Purna Jual)

Sesungguhnya sebuah transaksi bisnis yang baik tidak hanya berakhir pada saat pembeli membeli produk kita, terhadap produk yang daya tahanya lama seperti (Kendaraan bermotor, televisi, barang elektronik lainya), sesudah pembelian produsen sebaiknya memberikan pelayanan purna jual.

Contoh dari purna jual ini seperti garansi, promo service gratis, konsultasi dll.

 

Semoga penjelasan diatas mengenai 10 Jenis Strategi Pemasaran Produk dapat membantu anda dalam melakukan penjualan produk di pasaran. Terimakasih atas kunjunganya

 

Artikel Lainya :

  1. 5 Peran dan Manfaat Pasar Modal dalam Perekonomian
  2. Pengertian, Manfaat dan Perusahaan yang Menerapkan CSR [Contoh Kasus]
  3. 3 Jenis Jenis Strategi Pemasaran Beserta Contoh dan Konsep
  4. Pengertian Serta Contoh Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja dan BOP

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *